Router WiFi di rumah atau kantor kecil umumnya hanya menyediakan tiga atau empat port LAN di bagian belakangnya. Jumlah itu cepat habis begitu PC, printer, perekam CCTV, dan TV ingin tersambung lewat kabel. Mengganti router dengan model yang portnya lebih banyak jarang menjadi pilihan, karena router berport banyak harganya jauh lebih mahal. Jawaban yang lazim dipakai adalah kotak kecil berderet lampu yang disebut switch.

Switch adalah perangkat jaringan yang menghubungkan banyak perangkat di dalam satu jaringan lokal, lalu mengantar setiap data hanya ke port milik perangkat tujuannya. Artikel ini membahas switch jaringan dari arti katanya, fungsi, cara kerja tabel MAC di dalamnya, cara membaca spesifikasinya, jenis-jenisnya, hingga perbedaannya dengan router.

Apa Itu Switch? Pengertian Switch dalam Jaringan

Secara sederhana, switch adalah titik pertemuan kabel di sebuah LAN. Setiap perangkat berkabel menancapkan satu kabel ke satu port switch. Switch lalu membaca alamat fisik setiap data yang lewat, yaitu MAC address, dan meneruskannya hanya ke port yang dituju.

Karena keputusannya berdasarkan MAC address, switch biasa bekerja di lapisan kedua model OSI, yaitu data link layer. Switch biasa tidak membaca alamat IP, tidak membagikan alamat, dan tidak mengenal internet. Tugasnya terbatas pada mengantar data antarperangkat di jaringan yang sama, sehingga perangkat ini juga disebut switch LAN, switch komputer, atau network switch.

Standar IEEE bahkan tidak memakai kata "switch", melainkan MAC bridge. Bridge pertama dibuat Digital Equipment Corporation (DEC) pada 1983 dengan dua port. Pada 1989–1990, perusahaan Kalpana menjual EtherSwitch tujuh port, yang dikenal sebagai switch Ethernet pertama.

Switch Artinya Apa? Arti Kata dan Maknanya di Jaringan

Dalam kamus bahasa Inggris, arti switch adalah saklar, menukar, atau mengalihkan. Karena itu banyak orang mencari "switch artinya tukar", dan makna itu benar untuk percakapan sehari-hari. Arti switch dalam bahasa gaul juga serupa: "di-switch" berarti dipindah atau diganti, misalnya berganti akun.

Perangkat jaringan memakai nama ini karena pekerjaannya memang mengalihkan. Data yang masuk dari satu port dialihkan ke port lain yang tepat, mirip operator telepon zaman dulu yang menyambungkan penelepon ke nomor tujuan. Jadi dalam jaringan komputer, switch artinya pengalih data antarport.

Switch Hub Adalah Switch, Bukan Hub

Lalu, apa itu switch hub? Di toko komputer dan buku pelajaran, perangkat ini sering disebut "switch hub". Sebutan itu muncul karena switch generasi awal berbentuk sama persis dengan hub, perangkat penghubung yang lebih tua, sehingga ia juga dinamai switching hub. Jadi switch hub adalah switch biasa, bukan perangkat ketiga di antara keduanya.

Hub sungguhan bekerja jauh lebih sederhana. Ia tidak membaca alamat apa pun dan menyalin setiap data ke semua port, sehingga semua perangkat berbagi satu jalur secara bergantian. Switch membaca alamat lalu mengantar data hanya ke port tujuan, dan setiap port mendapat jalur penuhnya sendiri.

Switch hub bukan hub: hub menyalin data PC A ke semua port, switch mengantar data PC A hanya ke printer tujuan.
Switch hub bukan hub: hub menyalin data PC A ke semua port, switch mengantar data PC A hanya ke printer tujuan.

Hub kini hampir tidak diproduksi lagi, dan standar IEEE 802.3 sudah tidak menganjurkannya sejak 2011. Sejarah peralihannya kami bahas di artikel Ethernet. Barang berlabel "hub" atau "switch hub" di toko hampir selalu switch. Untuk memastikannya, cari kata "switch" atau "full duplex" di spesifikasinya.

Fungsi Switch dalam Jaringan Komputer

Fungsi switch adalah menghubungkan banyak perangkat dalam satu jaringan dan mengantar setiap data hanya ke perangkat tujuannya. Dari tugas inti itu lahir beberapa fungsi switch hub yang paling sering dimanfaatkan, dari yang paling dasar sampai yang hanya ada di switch tertentu:

  1. Memperbanyak titik sambung kabel: satu port LAN di router bisa menjadi 8, 16, atau 24 port dalam jaringan yang sama.
  2. Mengantar data hanya ke perangkat tujuan: dokumen dari PC ke printer tidak ikut diterima perangkat lain, sehingga jalur mereka tetap lega.
  3. Memberi setiap port jalur dua arah sendiri: perangkat dapat mengirim dan menerima sekaligus tanpa berebut. Mode ini disebut full duplex.
  4. Menyambung ruangan yang berjauhan: satu kabel tembaga maksimal 100 meter, dan switch di tiap lantai memperpanjang jangkauan itu.
  5. Menyalurkan listrik lewat kabel data: switch PoE memberi daya ke kamera CCTV IP atau access point tanpa colokan listrik terpisah.
  6. Memisahkan jaringan dalam satu perangkat: pada switch yang bisa diatur, port tamu dapat dipisahkan dari port karyawan.

Cara Kerja Switch: Tabel MAC dan Tiga Keputusan untuk Setiap Data

Bagaimana perangkat di LAN saling menemukan sudah kami uraikan di artikel LAN. Di sini kita masuk ke komponen yang menentukan semuanya, yaitu tabel MAC atau tabel CAM. Isinya hanya pasangan "MAC address ini berada di port nomor sekian".

Switch mengisi tabel dari alamat pengirim, bukan alamat penerima. Setiap frame (satuan data di Ethernet) yang masuk dibaca alamat pengirimnya, lalu port asalnya dicatat. Pencatatan ini berjalan terus-menerus, bukan sekali saat switch dinyalakan. Alamat penerima hanya dipakai untuk mencari baris yang cocok.

Ambil contoh kamera CCTV di port 3 yang mengirim video ke perekam NVR di port 7. Untuk setiap frame, switch mengambil satu dari tiga keputusan berikut:

  1. Banjiri (flood): kalau tujuan belum ada di tabel, atau data ditujukan ke semua perangkat (broadcast), switch menyalinnya ke semua port kecuali port asal. Ini terjadi pada frame pertama dari kamera.
  2. Teruskan (forward): begitu NVR membalas, switch mencatat NVR ada di port 7. Frame berikutnya dikirim hanya ke port 7.
  3. Buang (filter): kalau tujuan berada di port yang sama dengan pengirim, frame tidak perlu dikirim ulang. Contohnya dua perangkat yang sama-sama tersambung lewat switch kecil lain di port itu.

Tabel ini juga bisa lupa. Baris yang tidak diperbarui selama 300 detik dihapus, sesuai nilai bawaan Cisco dan banyak vendor lain. Perangkat yang diam lebih dari lima menit akan kembali dicari dengan cara dibanjiri. Sebaliknya, laptop yang dipindah dari port 4 ke port 6 langsung tercatat ulang begitu mengirim frame pertamanya.

Cara kerja switch: catat MAC pengirim, banjiri tujuan yang belum dikenal, teruskan ke satu port, hapus setelah 300 detik.
Cara kerja switch: catat MAC pengirim, banjiri tujuan yang belum dikenal, teruskan ke satu port, hapus setelah 300 detik.

Pada switch yang bisa diatur, tabel ini dapat Anda lihat sendiri. Di switch Cisco, perintahnya sebagai berikut:

Bash
show mac address-table

Keluarannya (disederhanakan) berisi satu baris untuk setiap perangkat yang sudah dikenal:

Code
Vlan  Mac Address     Type     Ports
   1  a4c3.f0e1.2b10  DYNAMIC  Gi1/0/3
   1  00e0.4c68.0a7f  DYNAMIC  Gi1/0/7

Tipe DYNAMIC menandai alamat yang dipelajari sendiri dan akan hilang setelah 300 detik. Alamat yang dimasukkan manual bertipe STATIC dan tidak pernah kedaluwarsa.

Store-and-Forward atau Cut-Through?

Mode store-and-forward menunggu frame diterima utuh, memeriksa kode pengecek kesalahannya, lalu membuang frame yang rusak. Mode cut-through langsung meneruskan begitu alamat tujuan terbaca, sehingga frame rusak pun ikut diteruskan.

Selisihnya kecil. Frame Ethernet standar terbesar berukuran 1.518 byte atau 12.144 bit, sehingga menunggunya di port 1 Gbps hanya memakan sekitar 12 mikrodetik. Karena itu switch rumahan seperti TP-Link TL-SG108 memakai store-and-forward, sedangkan cut-through lebih banyak dipakai di pusat data.

Gambar Switch dan Cara Membaca Bagian-Bagiannya

Secara fisik, switch untuk rumah dan kantor kecil berbentuk kotak pipih seukuran buku tulis. Di salah satu sisinya berderet port RJ45 bernomor, tempat konektor kabel Ethernet. Switch hub 8 port seperti TL-SG108 berukuran 158 × 101 × 25 mm dan memakai adaptor 5 volt.

Lampu adalah bagian yang paling sering Anda baca. Lampu Power menandakan switch menyala. Lampu Link/Act di setiap port menyala diam saat kabel tersambung ke perangkat aktif, dan berkedip saat ada data lewat. Lampu yang mati padahal kabel terpasang menandakan kabel rusak atau perangkat di ujungnya mati.

Pada switch yang lebih besar, ada tambahan lain. Port bertanda "PoE" mampu mengalirkan listrik, dan slot SFP menerima modul kabel fiber optik untuk jalur ke switch lain.

Gambar switch 8 port tampak depan: lampu Power, lampu Link/Act di atas tiap port, port PoE 1–4, port biasa 5–8, dan slot SFP.
Gambar switch 8 port tampak depan: lampu Power, lampu Link/Act di atas tiap port, port PoE 1–4, port biasa 5–8, dan slot SFP.

Spesifikasi switch juga memuat angka yang sering membingungkan. Berikut angka resmi TL-SG108 beserta artinya:

SpesifikasiNilaiArtinya
Port8 × 10/100/1000 MbpsDelapan port gigabit
Packet forwarding rate11,9 MppsJuta paket per detik yang sanggup diteruskan
MAC address table4KSekitar 4.000 perangkat bisa dicatat
Packet buffer1,5 MbAntrean sementara saat port tujuan sibuk
Daya maksimal3,75 WKonsumsi listrik saat semua port bekerja

Dua angka bisa Anda hitung sendiri. Kapasitas switching adalah 8 port × 1 Gbps × 2 arah = 16 Gbps. Port 1 Gbps yang penuh paket terkecil (64 byte) mengalirkan sekitar 1,488 juta paket per detik, dan delapan port menghasilkan 11,9 juta. Artinya semua port dapat bekerja penuh bersamaan tanpa tertahan, kondisi yang disebut non-blocking.

Jenis-Jenis Switch

Jenis switch dapat dibedakan dari kemampuan pengaturan, lapisan kerja, dan kemampuan mengalirkan listrik. Satu perangkat bisa masuk beberapa kelompok sekaligus, misalnya switch managed yang juga PoE.

Unmanaged Switch

Unmanaged switch langsung bekerja begitu kabel dicolok, tanpa alamat IP dan tanpa halaman pengaturan. Jenis ini paling banyak dipakai di rumah dan kantor kecil. Kelemahannya, Anda tidak dapat melihat tabel MAC, memisahkan jaringan, atau melacak port bermasalah.

Smart Switch

Smart switch atau web-managed switch diatur lewat halaman web sederhana dengan fitur terbatas, seperti VLAN dasar dan pemantauan port. Jenis ini cocok untuk kantor yang perlu memisahkan jaringan tamu tanpa mempelajari baris perintah.

Managed Switch

Managed switch atau switch manageable dapat diatur penuh lewat baris perintah (CLI), halaman web, maupun protokol pemantauan SNMP. Fitur utamanya VLAN (Virtual LAN) standar IEEE 802.1Q, yang menyisipkan label 4 byte ke setiap frame. Dengan label itu, satu switch dapat melayani hingga 4.094 jaringan logis terpisah, ditambah pencegahan loop dan pemantauan lalu lintas per port.

Switch Layer 2 dan Switch Layer 3

Switch layer 2 hanya membaca MAC address, sehingga perangkat di VLAN berbeda tidak dapat saling berbicara tanpa router. Switch layer 3 menambahkan kemampuan routing antar-VLAN berdasarkan alamat IP. Jenis ini lazim di jaringan kampus, gedung perkantoran, dan data center.

Switch PoE

Switch PoE (Power over Ethernet) mengalirkan listrik dan data dalam satu kabel. Ada empat tingkat daya standar, dan angka di sisi switch selalu lebih besar karena sebagian daya hilang di kabel:

StandarNama umumDaya per port di switchDaya sampai ke perangkat
IEEE 802.3afPoE15,4 W12,95 W
IEEE 802.3atPoE+30 W25,5 W
IEEE 802.3bt Type 3PoE++60 W51 W
IEEE 802.3bt Type 4PoE++90 W71,3 W

Perhatikan juga PoE budget, yaitu total daya yang sanggup dibagikan ke seluruh port. Switch PoE+ 8 port belum tentu sanggup memberi 30 W ke delapan port sekaligus.

Dari sisi jumlah port, switch hub 4 port atau 5 port cukup untuk satu meja kerja. Switch 8 port cocok untuk rumah, 16 dan 24 port untuk kantor, dan 48 port untuk lemari jaringan gedung.

Perbedaan Switch dan Router

Perbedaan switch dan router paling mudah dipahami dari batas kerjanya. Switch menghubungkan perangkat di dalam satu jaringan, sedangkan router menghubungkan satu jaringan dengan jaringan lain, misalnya LAN rumah dengan internet.

Untuk mengujinya, lihat IP address perangkat Anda. Semua perangkat di satu switch berada dalam satu blok alamat, misalnya 192.168.1.x dengan subnet mask /24. Untuk menjangkau blok lain, data harus melewati router. Router pula yang membagikan alamat lewat DHCP dan menerjemahkannya ke alamat publik lewat NAT.

AspekSwitchRouter
MenghubungkanPerangkat dalam satu jaringanJaringan dengan jaringan lain
Alamat yang dibacaMAC addressIP address
Membagikan alamat IPTidakYa, lewat DHCP
Memberi akses internetTidakYa

Konsekuensinya, switch tanpa router tetap dapat menyambungkan PC ke printer, asalkan alamat IP diatur manual dalam blok yang sama. Namun, switch tidak pernah memberi akses internet. Sisi router dibahas lengkap di artikel router.

Kekurangan Switch dan Hal yang Perlu Anda Pertimbangkan

Switch adalah perangkat yang andal, tetapi ada beberapa kelemahan yang perlu Anda ketahui sebelum memasangnya:

Loop kabel pada switch: kabel di dua port membuat siaran berputar dan jaringan lumpuh, sedangkan STP memblokir satu port.
Loop kabel pada switch: kabel di dua port membuat siaran berputar dan jaringan lumpuh, sedangkan STP memblokir satu port.
  1. Loop kabel dapat melumpuhkan jaringan: kalau dua port switch tersambung satu sama lain, langsung atau lewat switch kedua, frame siaran berputar tanpa henti. Header Ethernet tidak punya batas umur seperti IP, sehingga putaran (broadcast storm) ini memenuhi semua jalur dalam hitungan detik.
  2. Perlindungan loop tidak selalu ada: managed switch memakai Spanning Tree Protocol (STP) untuk memutus jalur ganda. Versi lamanya butuh 30–50 detik untuk pulih, sedangkan RSTP hanya beberapa detik. Sebagian switch unmanaged seperti TL-SG108 kini punya fitur Loop Prevention, tetapi switch murah tanpa merek sering tidak.
  3. Satu titik kegagalan: pada topologi bintang, matinya switch pusat memutus semua perangkat di bawahnya. Untuk kantor, siapkan satu switch cadangan.
  4. Jalur ke router menjadi leher botol: delapan perangkat gigabit tetap berbagi satu kabel 1 Gbps ke router. Switch juga tidak menambah bandwidth internet dari penyedia layanan Anda.
  5. Siaran tetap menjangkau semua port: tanpa VLAN, siaran dari ratusan perangkat mulai memakan kapasitas jaringan.

Cara Memilih dan Memasang Switch untuk Rumah atau Kantor Kecil

Langkah berikut berlaku untuk switch unmanaged maupun smart switch, yang menjadi pilihan mayoritas pembaca rumahan dan kantor kecil.

Langkah #1: Hitung kebutuhan port

Jumlahkan perangkat berkabel, tambahkan satu port untuk kabel ke router, lalu tambahkan cadangan sekitar 30%. Untuk 5 perangkat, hasilnya 6 × 1,3 = 7,8, jadi pilih switch 8 port. Untuk 10 perangkat, hasilnya 14,3, jadi pilih 16 port.

Langkah #2: Pilih switch gigabit

Pilih switch berlabel 10/100/1000 Mbps, bukan 10/100 Mbps. Paket internet rumahan di atas 100 Mbps sudah umum, dan switch 10/100 akan membatasi setiap perangkat di bawah kecepatan yang Anda bayar.

Langkah #3: Hitung PoE budget bila memakai kamera atau access point

Hitung dari daya di sisi switch. Empat kamera PoE 802.3af membutuhkan 4 × 15,4 W = 61,6 W. Dengan cadangan sekitar 20%, pilih switch ber-PoE budget minimal 75 W.

Langkah #4: Sambungkan ke port LAN router

Hubungkan satu port switch ke port LAN router, bukan port WAN atau port berlabel internet. Port mana pun di switch boleh dipakai, karena switch modern mendukung Auto-MDI/MDIX yang menyesuaikan jenis kabel straight maupun cross secara otomatis.

Langkah #5: Periksa lampu dan cegah loop

Pastikan lampu Link/Act menyala di setiap port yang terisi. Telusuri setiap kabel dan pastikan tidak ada kabel yang kedua ujungnya tertancap ke switch yang sama. Kalau jaringan tiba-tiba lumpuh dan semua lampu berkedip serempak tanpa henti, curigai loop dan cabut kabel yang terakhir dipasang.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Switch ada 2 apa saja?

Berdasarkan pengaturannya, switch terbagi menjadi dua: unmanaged (tanpa pengaturan) dan managed (bisa diatur), dengan smart switch di antara keduanya. Berdasarkan lapisan kerjanya, ada switch layer 2 dan switch layer 3.

Apakah switch bisa memancarkan WiFi?

Tidak. Switch hanya melayani perangkat berkabel. Untuk WiFi, Anda membutuhkan access point yang disambungkan ke port switch. Router WiFi rumahan sebenarnya menggabungkan router, switch kecil, dan access point dalam satu kotak.

Berapa jumlah switch/hub yang dibutuhkan untuk satu lab komputer?

Gunakan hitungan di Langkah #1. Lab berisi 30 komputer membutuhkan 31 port, atau sekitar 40 port dengan cadangan. Pilihannya satu switch 48 port, atau dua switch 24 port yang saling disambung dan menyisakan 46 port bebas.

Pada pendataan infrastruktur Tes Kemampuan Akademik (TKA), bagian Perangkat Jaringan juga meminta jumlah switch. Yang dicatat adalah banyaknya unit switch, termasuk yang disebut switch hub, yang benar-benar terpasang dan menyala, bukan jumlah port-nya.

Bolehkah switch disambung ke switch lain?

Boleh, dan ini cara wajar untuk memperluas jaringan. Sambungkan satu port switch pertama ke satu port switch kedua dengan satu kabel saja. Kabel kedua di antara dua switch yang sama hanya aman pada managed switch dengan STP atau fitur penggabungan link aktif.

Kesimpulan

Switch adalah perangkat yang menghubungkan banyak perangkat di dalam satu jaringan lokal. Ia mencatat letak perangkat dari alamat pengirim, mengantar data hanya ke port tujuan, dan melupakan perangkat yang diam lebih dari lima menit. Berbeda dengan hub, setiap port mendapat jalur penuh, dan berbeda dengan router, switch tidak memberi akses internet.

Untuk rumah dan kantor kecil, unmanaged switch gigabit 8 atau 16 port sudah memadai. Managed switch baru dibutuhkan saat Anda perlu VLAN atau pemantauan per port. Apa pun jenisnya, waspadai loop kabel.

Semoga artikel ini membantu.