Memasang OpenVPN di sebuah VPS sebenarnya pekerjaan satu sore. Yang melelahkan justru datang sesudahnya. Setiap karyawan baru berarti membuat sertifikat lewat easy-rsa, menyalin berkas .ovpn, lalu mengirimkannya melalui jalur yang cukup aman. Ketika sebuah laptop hilang, sertifikatnya harus dicabut manual dan daftar pencabutan dimuat ulang. Seluruh keadaan sistem itu hidup di berkas dan direktori, bukan di satu tempat yang bisa dilihat bersama-sama oleh tim.

Pritunl VPN adalah perangkat lunak yang mengambil alih persis bagian melelahkan itu. Ia tidak menggantikan OpenVPN, melainkan berdiri di atasnya sebagai lapisan pengelola. Penjelasan umum tentang VPN dan cara kerja tunneling sudah kami bahas terpisah. Di sini fokusnya satu tingkat lebih dalam: bagaimana Pritunl bekerja, berapa biayanya, dan pada titik mana ia benar-benar sepadan.

Pritunl VPN Adalah Panel Web di Atas OpenVPN dan WireGuard

Pritunl VPN adalah perangkat lunak VPN server sumber terbuka yang mengelola koneksi OpenVPN dan WireGuard melalui satu antarmuka web, lengkap dengan manajemen pengguna, organisasi, sertifikat, dan pencabutan akses. Vendornya menyebut diri sebagai "Enterprise Distributed OpenVPN WireGuard and IPsec Server".

Yang paling sering disalahpahami: Pritunl bukan protokol VPN baru. Enkripsi, negosiasi kunci, dan pengangkutan paket tetap dikerjakan OpenVPN atau WireGuard. Yang Pritunl kerjakan adalah segala sesuatu di sekelilingnya — siapa boleh masuk, sertifikat siapa yang masih berlaku, rute mana yang didorong ke klien, dan siapa yang sedang terhubung sekarang.

Kodenya open source dan tersedia publik di GitHub. Proyeknya sudah berjalan lebih dari sepuluh tahun, dengan rilis server terbaru bernomor 1.34.4681.89 pada 7 Juli 2026. Vendornya memposisikan Pritunl sebagai alternatif terbuka untuk produk komersial seperti Ivanti Secure Access, Pulse Secure, dan Cisco AnyConnect. Dua pembanding lain berada lebih dekat dengan keseharian tim kecil: OpenVPN Access Server dan Tailscale.

Cara Kerja Pritunl: Web Console, MongoDB, dan Daemon Terowongan

Cara paling cepat memahami Pritunl adalah memecahnya menjadi tiga lapisan yang berjalan di server yang sama.

  1. Web console: antarmuka administrasi berbasis browser yang secara bawaan mendengarkan di port 443. Di sinilah Anda membuat pengguna, menyalakan server VPN, dan mengunduh profil.
  2. MongoDB: satu-satunya tempat penyimpanan keadaan sistem. Pengguna, organisasi, sertifikat, konfigurasi server, sampai catatan koneksi semuanya tersimpan di sana.
  3. Daemon terowongan: proses OpenVPN atau WireGuard yang benar-benar mengangkut paket data pengguna.

Lapisan kedua inilah yang menentukan karakter Pritunl. Karena seluruh keadaan hidup di database, menambah host kedua tidak menuntut Anda membuka port khusus antar-server. Dokumentasi resminya menyatakan seluruh komunikasi antar-server dilakukan lewat MongoDB, sehingga host baru cukup diarahkan ke database yang sama. Konsekuensi lainnya langsung terasa: MongoDB menjadi titik yang wajib Anda backup dan rawat, karena kehilangan database berarti kehilangan seluruh konfigurasi VPN.

Tiga lapis Pritunl: web console port 443, MongoDB penyimpan semua data, lalu daemon OpenVPN dan WireGuard di bawah.Tiga lapis Pritunl: web console port 443, MongoDB penyimpan semua data, lalu daemon OpenVPN dan WireGuard di bawah.

Di atas ketiga lapisan itu berdiri model objek yang sederhana. Anda membuat organization (wadah pengguna, biasanya satu per divisi atau per perusahaan klien), mengisinya dengan user, lalu melampirkan organisasi tersebut ke sebuah server VPN. Setiap pengguna otomatis mendapat sertifikat sendiri, dan berkas profilnya dapat diunduh atau dikirim lewat tautan sementara. Mencabut akses satu orang berarti menghapus atau menonaktifkan satu baris pengguna, bukan mengurus daftar pencabutan sertifikat secara manual.

Fitur Pritunl yang Gratis dan yang Harus Dibayar

Pritunl memakai model harga per server, bukan per pengguna. Ketiga tingkatnya memberi jumlah pengguna dan perangkat tanpa batas, sehingga menambah 50 karyawan tidak mengubah tagihan sama sekali. Yang membedakan tingkat justru fitur operasionalnya.

TingkatBiaya per serverYang ditambahkan
CommunityGratisSatu instance, pengguna dan perangkat tanpa batas
Premium$10 per bulanPort forwarding, gateway link, kirim profil lewat email, sinkronisasi konfigurasi
Enterprise$70 per bulanSSO, TPM, failover, site-to-site, VPC peering, REST API, plugin, admin ganda

Tingkat Enterprise masih memuat sejumlah fitur lain yang jarang dibutuhkan tim kecil. Di antaranya server tereplikasi, VXLAN, integrasi AWS VPC, kendali NAT per rute, DNS mapping dan forwarding, monitoring InfluxDB, auditing lanjutan, mode bridged, kebijakan PIN, dan link IPsec.

Tiga hal di tabel itu pantas Anda perhatikan sebelum merencanakan pemakaian.

Otomatisasi ada di tingkat termahal. REST API dan sistem plugin Python keduanya berada di Enterprise. Selama Anda memakai versi gratis, penambahan pengguna dilakukan lewat browser, bukan lewat pipeline. Begitu pula akun administrator kedua: satu tim yang ingin dua orang punya login admin terpisah sudah berada di tingkat $70 per bulan.

Sebagian fitur kecil ternyata berbayar. Tema terang dan gelap, pengiriman profil lewat email, serta sinkronisasi konfigurasi ke klien semuanya masuk Premium seharga $10 per bulan.

Sebagian fitur besar justru gratis. WireGuard tersedia di semua tingkat, begitu pula autentikasi dua langkah berbasis TOTP. Artinya Anda dapat menyalakan 2FA dengan Google Authenticator tanpa membayar sepeser pun. Yang berbayar adalah SSO berbasis SAML, Google Apps, Duo, dan Radius — termasuk integrasi ke direktori LDAP perusahaan.

Tingkat Pritunl: Community gratis satu instance, Premium $10 kirim profil via email, Enterprise $70 dengan SSO dan API.Tingkat Pritunl: Community gratis satu instance, Premium $10 kirim profil via email, Enterprise $70 dengan SSO dan API.

Pritunl vs OpenVPN Access Server dan WireGuard Murni

Perbandingan yang berguna bukan daftar fitur, melainkan pertanyaan siapa yang Anda bayar dan pekerjaan apa yang Anda tanggung sendiri.

Model biayaPanel pengelolaanBeban administrasi
PritunlPer server ($0/$10/$70)Ada, lengkapRendah, tetapi menanggung MongoDB
OpenVPN Access ServerPer penggunaAda, lengkapRendah, biaya naik seiring tim
WireGuard + wg-quickGratisTidak adaTinggi, semua manual

OpenVPN Access Server menagih berdasarkan jumlah koneksi, sehingga biayanya tumbuh mengikuti besar tim. Pritunl menagih per server, sehingga tim 200 orang membayar sama dengan tim 20 orang. WireGuard murni tidak menagih apa pun, tetapi setiap penambahan pengguna berarti menyunting berkas konfigurasi dan menukar kunci publik secara manual.

Pritunl menagih per server dan menyediakan panel, OpenVPN Access Server menagih per pengguna, WireGuard murni tanpa panel.Pritunl menagih per server dan menyediakan panel, OpenVPN Access Server menagih per pengguna, WireGuard murni tanpa panel.

Soal kecepatan, yang dibandingkan sebenarnya protokolnya, bukan panelnya. Pengujian lab RTINGS yang dikutip OpenVPN Inc. mencatat 149,1 Mbps untuk OpenVPN UDP berbanding 353,6 Mbps untuk WireGuard pada kondisi yang sama. Namun selisih itu mengecil pada perangkat yang memakai modul DCO (Data Channel Offload, pemindahan jalur data OpenVPN ke kernel). GL.iNet mencatat 700 Mbps untuk OpenVPN-DCO berbanding 600 Mbps untuk WireGuard di satu router. Di router lain, keduanya sama-sama menyentuh 680 Mbps.

Karena Pritunl menyediakan kedua protokol sekaligus, Anda tidak perlu memilih satu untuk selamanya. WireGuard dipakai saat kecepatan yang diutamakan. OpenVPN tetap berguna di jaringan bermasalah, karena ia bisa berjalan di atas TCP port 443 dan melewati proxy. WireGuard tidak dapat melakukannya, sebab protokol itu bersifat UDP saja.

Kebutuhan Server dan Perkiraan Biaya Bulanannya

Pritunl menyediakan instruksi instalasi resmi untuk Arch Linux, Amazon Linux 2023, Debian 12 dan 13, serta Ubuntu 22.04, 24.04, dan 26.04. Tiga turunan RHEL juga didukung: AlmaLinux, Oracle Linux, dan Rocky Linux, masing-masing pada versi 8, 9, dan 10. Dokumentasinya sendiri menyebut Oracle Linux sebagai pilihan utama, dengan AlmaLinux sebagai alternatif untuk penempatan di AWS.

Dependensi wajibnya hanya dua: MongoDB dan paket WireGuard. Repositori resmi Pritunl per September 2026 mengarah ke MongoDB 8.2. Kunci GPG yang dipakai untuk memverifikasinya bernama server-8.0.asc — bukan salah ketik, karena satu kunci memang menandatangani seluruh seri MongoDB 8.x.

Untuk perkiraan biaya, dokumentasi Pritunl memberi angka yang jarang disediakan proyek sejenis: anggarkan $0,50 sampai $1,00 per koneksi bersamaan per bulan untuk ongkos server. Angka itu memudahkan perhitungan kasar.

  • Tim 25 orang dengan sekitar 15 koneksi bersamaan: kira-kira $8–15 per bulan. Satu VPS Indonesia kelas kecil dengan 2 vCPU sudah memadai, dan MongoDB boleh menumpang di server yang sama.
  • Tim 200 orang dengan sekitar 120 koneksi bersamaan: kira-kira $60–120 per bulan, dan MongoDB sebaiknya dipisah ke server sendiri.

Untuk pemilihan spesifikasi, dokumentasinya menyarankan prosesor dengan clock tinggi dan bandwidth jaringan besar bagi node Pritunl, sementara MongoDB lebih membutuhkan memori besar. Sebagai patokan skala besar, satu instance AWS c5.large disarankan menampung maksimal 1.000 klien dan c5.xlarge maksimal 2.000. Sarannya pun berlawanan dengan intuisi banyak orang: beberapa node kecil lebih baik daripada satu node besar, karena kegagalan satu instance hanya memutus sebagian pengguna.

Memasang Pritunl VPN Server di Ubuntu 24.04

Perintah berikut mengikuti panduan resmi Pritunl untuk Ubuntu 24.04 (nama kode noble). Jalankan semuanya sebagai pengguna dengan hak sudo.

Langkah #1: Daftarkan Repositori dan Kunci GPG

Tiga repositori didaftarkan sekaligus: MongoDB, OpenVPN, dan Pritunl. Masing-masing diverifikasi dengan kunci terpisah yang disimpan di /usr/share/keyrings.

Bash
sudo tee /etc/apt/sources.list.d/mongodb-org.list << EOF
deb [ signed-by=/usr/share/keyrings/mongodb-server-8.0.gpg ] \
https://repo.mongodb.org/apt/ubuntu noble/mongodb-org/8.2 multiverse
EOF

sudo tee /etc/apt/sources.list.d/openvpn.list << EOF
deb [ signed-by=/usr/share/keyrings/openvpn-repo.gpg ] \
https://build.openvpn.net/ubuntu/openvpn/stable noble main
EOF

sudo tee /etc/apt/sources.list.d/pritunl.list << EOF
deb [signed-by=/usr/share/keyrings/pritunl.gpg] \
https://repo.pritunl.com/stable/apt noble main
EOF

sudo apt --assume-yes install gnupg
curl -fsSL https://www.mongodb.org/static/pgp/server-8.0.asc \
  | sudo gpg -o /usr/share/keyrings/mongodb-server-8.0.gpg --dearmor --yes
curl -fsSL https://swupdate.openvpn.net/repos/repo-public.gpg \
  | sudo gpg -o /usr/share/keyrings/openvpn-repo.gpg --dearmor --yes
curl -fsSL https://raw.githubusercontent.com/pritunl/pgp/master/pritunl_repo_pub.asc \
  | sudo gpg -o /usr/share/keyrings/pritunl.gpg --dearmor --yes

Repositori OpenVPN terpisah dipakai supaya Anda mendapat versi OpenVPN yang lebih baru daripada bawaan Ubuntu.

Langkah #2: Pasang Paketnya

Panduan resmi mematikan ufw sebelum instalasi, karena Pritunl mengelola aturan filternya sendiri.

Bash
sudo ufw disable
sudo apt update
sudo apt install pritunl mongodb-org wireguard-tools

Mematikan ufw bukan keharusan mutlak. Jika server Anda menghadap internet langsung, pertimbangkan membiarkan lapisan filter tetap hidup dan membuka port yang diperlukan secara eksplisit lewat iptables. Yang perlu dibuka minimal port 443 untuk web console dan port UDP yang Anda pilih untuk terowongan.

Langkah #3: Nyalakan Kedua Service

MongoDB harus hidup lebih dulu, karena Pritunl menolak berjalan tanpa database.

Bash
sudo systemctl enable mongod pritunl
sudo systemctl start mongod pritunl

Periksa keduanya dengan systemctl status mongod pritunl. Keduanya harus berstatus active (running) sebelum Anda melanjutkan.

Langkah #4: Selesaikan Setup Lewat Browser

Buka https://ip-server-anda/ di browser. Anda akan diminta memasukkan setup key, lalu kredensial admin. Keduanya diambil dari server:

Bash
sudo pritunl setup-key
sudo pritunl default-password

Perintah pertama mengeluarkan kunci untuk menghubungkan Pritunl ke MongoDB, perintah kedua mengeluarkan nama pengguna dan kata sandi administrator awal. Ganti kata sandi itu segera setelah masuk.

Sertifikat yang dipakai pada tahap ini masih self-signed, sehingga browser akan memberi peringatan. Anda dapat menggantinya dengan sertifikat Let's Encrypt dari halaman pengaturan setelah domain diarahkan ke server.

Langkah #5: Buat Organisasi, Pengguna, dan Server

Di dalam web console, urutannya selalu sama. Buat organisasi pada tab Users, tambahkan pengguna ke dalamnya, lalu pindah ke tab Servers untuk membuat server VPN baru. Tentukan port dan protokol, lampirkan organisasi tadi ke server tersebut, lalu jalankan servernya. Profil masing-masing pengguna dapat diunduh dari tombol di sebelah namanya.

Untuk mengaktifkan WireGuard, buka pengaturan server dan isi Virtual WG Network dengan CIDR yang sama seperti Virtual Network, lalu tentukan WG Port berupa port UDP. Dokumentasi resminya mencatat klien akan menerima alamat statis yang sama pada kedua jaringan tersebut.

Pengerasan Minimum Sebelum Dipakai Produksi

Instalasi bawaan sudah berjalan, tetapi belum kencang. Panduan keamanan Pritunl menyebut beberapa penyetelan yang sebaiknya Anda lakukan sebelum pengguna pertama masuk.

Jalankan web server sebagai pengguna non-root dengan proteksi systemd:

Bash
sudo pritunl set app.web_systemd true

Sisanya dilakukan dari halaman pengaturan server. Pilih cipher AES 128-bit GCM dan hash SHA-256; varian GCM 256-bit memang tersedia, tetapi dokumentasinya mencatat pilihan itu menurunkan performa tanpa manfaat praktis. Atur DH Params ke 2048 atau 4096 bit, nyalakan Restrict Routing, dan aktifkan Drop OpenVPN Permissions supaya proses OpenVPN tidak berjalan sebagai root. Penjelasan lebih dalam soal pilihan algoritma ini ada di pembahasan enkripsi. Terakhir, beri MongoDB autentikasi password — database itu memegang seluruh sertifikat Anda.

Menghubungkan Perangkat: Desktop, Ponsel, dan Berkas Profil

Di komputer, jalur yang disarankan adalah Pritunl Client resmi yang tersedia untuk macOS, Windows, dan Linux — versi 1.3.4729.52 saat artikel ini ditulis. Klien inilah yang membuka kemampuan penuh Pritunl. Ketika server sudah menyalakan WireGuard, tombol pemilih OpenVPN dan WireGuard muncul di dalam klien tersebut.

Di ponsel, kenyataannya berbeda dan perlu Anda ketahui sejak awal perencanaan. Dokumentasi resmi Pritunl menyatakan tidak ada klien Pritunl untuk perangkat mobile, dan koneksi dilakukan memakai klien OpenVPN mana pun. Pada praktiknya berarti OpenVPN Connect di Android maupun iOS, dengan profil .ovpn yang diimpor manual.

Pritunl di desktop memberi OpenVPN dan WireGuard lewat klien resmi; di ponsel hanya OpenVPN lewat klien pihak ketiga.Pritunl di desktop memberi OpenVPN dan WireGuard lewat klien resmi; di ponsel hanya OpenVPN lewat klien pihak ketiga.

Ada dua akibat yang mengikuti kenyataan itu:

  1. WireGuard praktis tidak tersedia di ponsel. Pemilihan protokol terjadi di dalam Pritunl Client, sementara jalur ponsel adalah klien OpenVPN pihak ketiga. Jika separuh pengguna Anda memakai ponsel, separuh koneksi itu akan berjalan di OpenVPN.
  2. Cara mengunduh profil berbeda. Dokumentasinya menegaskan bahwa di ponsel Anda harus memakai tautan profil individual berwarna biru, misalnya Download Profile (Server Name). Tautan unduhan lain di halaman yang sama tidak berfungsi di perangkat mobile.

Selain kedua jalur itu, Pritunl juga menyediakan profil khusus ChromeOS. Fitur tersebut berada di tingkat Premium.

Masalah Umum Pritunl dan Cara Mengatasinya

Keluhan setelah instalasi hampir selalu berputar pada empat hal yang sama, dan keempatnya punya jalur pemeriksaan yang jelas.

  1. Koneksi tersambung lalu putus sendiri. Penyebab tersering adalah ukuran paket, bukan kredensial. Turunkan nilai MSS Fix di pengaturan server ke 1200, uji, lalu naikkan bertahap sampai 1400. Untuk jaringan yang tidak stabil, dokumentasi Pritunl menyarankan Ping Interval 20 dan Ping Timeout 120. Bila pengguna berada di belakang CGNAT (Carrier-Grade NAT, satu alamat IP publik dipakai bersama banyak pelanggan), pindahkan protokol server ke TCP.
  2. Klien menolak jalan dengan pesan "Unable to communicate with background service". Layanan latar Pritunl Client berhenti dan perlu dijalankan ulang, bukan aplikasinya yang perlu dipasang ulang.
  3. Lupa kata sandi administrator. Perintah sudo pritunl reset-password mengembalikan nama pengguna dan kata sandi ke pritunl, sekaligus mencabut SSO dan autentikasi dua langkah pada akun admin tersebut.
  4. OpenVPN gagal tersambung setelah Ubuntu dimutakhirkan. Profil AppArmor bawaan pada rilis Ubuntu terbaru memblokir OpenVPN. Lepaskan profilnya dengan sudo apparmor_parser -R /etc/apparmor.d/openvpn, dan kembalikan memakai -a bila suatu saat diperlukan.

Perintah menjalankan ulang layanan latar klien berbeda antar sistem operasi:

Bash
# Linux
sudo systemctl restart pritunl-client.service

# macOS
PLIST=/Library/LaunchDaemons/com.pritunl.service.plist
sudo launchctl unload "$PLIST"
sudo launchctl load "$PLIST"

Sebelum menyalahkan konfigurasi, baca dulu berkas lognya. Layanan klien menulis ke /var/log/pritunl-client.log pada Linux dan macOS, serta C:\ProgramData\Pritunl\pritunl-client.log pada Windows. Log per profil tersimpan di subdirektori profiles pada folder konfigurasi pengguna.

Satu penyebab yang sering terlewat: port UDP yang Anda pilih diblokir di firewall penyedia cloud, bukan di server. Pemblokiran pada lapisan itu tidak memunculkan kesalahan apa pun di web console — servernya terlihat sehat, tetapi klien tidak pernah tersambung.

Kelemahan dan Hal yang Perlu Anda Pertimbangkan

Pritunl memberi kenyamanan besar, tetapi menuntut beberapa hal sebagai gantinya.

  1. MongoDB menjadi komponen wajib yang ikut Anda rawat. Satu database lagi yang harus di-backup, dipantau, dan ditambal keamanannya. Kehilangan MongoDB berarti kehilangan seluruh pengguna, sertifikat, dan konfigurasi server sekaligus.
  2. Tidak ada image Docker resmi untuk server VPN-nya. Image resmi di Docker Hub hanya tersedia untuk Pritunl Zero. Menjalankan Pritunl VPN di Docker berarti bergantung pada image komunitas yang jadwal pembaruannya di luar kendali Anda.
  3. Fitur operasional penting terkunci di tingkat berbayar. Akses API, sistem plugin, dan administrator kedua berada di Enterprise. Tim yang terbiasa mengelola infrastruktur lewat kode akan menemui batas ini lebih cepat daripada yang diperkirakan.
  4. Panduan resminya mematikan firewall sistem. Instruksi instalasi untuk Ubuntu memakai ufw disable, dan untuk keluarga RHEL menonaktifkan firewalld. Pada server yang terbuka ke internet, langkah itu perlu Anda tinjau ulang, bukan dijalankan begitu saja.
  5. WireGuard menunda koneksi setelah laptop bangun dari tidur. Dokumentasi Pritunl sendiri mencatat setiap koneksi WireGuard membuat kunci baru, sehingga konektivitas tertunda saat pengguna kembali ke komputer yang sempat sleep. Untuk kebutuhan keamanan tertinggi, dokumentasinya justru menyarankan OpenVPN dengan autentikasi berlapis.
  6. Dynamic firewall hanya untuk pelanggan Enterprise. Fitur ini menutup port VPN dengan iptables dan hanya menyisakan web server yang terlihat dari luar. Ia bukan bagian dari versi gratis, dan tidak bekerja bersama server linking.

Kapan Pritunl Sepadan dan Kapan Sebaiknya Tidak

Tiga sumbu berikut biasanya cukup untuk memutuskan, dan angkanya bisa Anda cocokkan langsung dengan kondisi tim.

Pritunl versi gratis masuk akal ketika Anda mengelola satu server VPN untuk 5 sampai 200 pengguna, seluruh administrasi dipegang satu orang, dan penambahan pengguna terjadi beberapa kali sebulan. Pada rentang ini panel webnya menghemat waktu nyata, sementara semua batasan versi gratis belum terasa.

Premium seharga $10 per bulan sepadan begitu Anda mulai mengirim profil ke pengguna yang tidak duduk di kantor yang sama. Pengiriman lewat email dan sinkronisasi konfigurasi otomatis menghapus satu putaran percakapan setiap kali port atau protokol berubah.

Enterprise seharga $70 per bulan baru layak ketika minimal satu dari tiga kondisi terpenuhi. Kondisi itu adalah: Anda punya lebih dari satu administrator, Anda menghubungkan dua lokasi atau lebih lewat site-to-site, atau penambahan pengguna sudah harus berjalan otomatis lewat API. Di bawah itu, biayanya sulit dibenarkan.

Kapan Pritunl sepadan: WireGuard murni untuk 1-2 orang, Community untuk 5-200 pengguna, Premium $10, Enterprise $70.Kapan Pritunl sepadan: WireGuard murni untuk 1-2 orang, Community untuk 5-200 pengguna, Premium $10, Enterprise $70.

Pritunl sebaiknya dilewati dalam dua situasi. Pertama, jika penggunanya hanya Anda sendiri atau dua orang teknis — WireGuard murni dengan wg-quick lebih ringan, tanpa MongoDB dan tanpa panel. Kedua, jika mayoritas pengguna terhubung dari ponsel dan Anda mengejar performa WireGuard, karena jalur mobile Pritunl hanya melalui klien OpenVPN.

Pertanyaan Seputar Pritunl VPN

Apakah Pritunl benar-benar gratis untuk dipakai perusahaan?

Ya. Tingkat Community tidak berbiaya, tanpa registrasi, dan tanpa batas jumlah pengguna maupun perangkat. Batasannya ada pada satu instance dan tidak adanya fitur berbayar seperti SSO, API, serta administrator kedua.

Apa bedanya Pritunl VPN dengan Pritunl Zero?

Keduanya produk berbeda dari vendor yang sama. Pritunl VPN membangun terowongan jaringan seperti VPN pada umumnya. Pritunl Zero adalah sistem zero trust yang memberi akses terautentikasi ke layanan internal tanpa VPN. Caranya dengan menaruh lapisan autentikasi di depan aplikasi web, dan menjadi certificate authority untuk akses SSH.

Bisakah Pritunl dipakai di Android dan iPhone?

Bisa, tetapi bukan lewat aplikasi Pritunl. Tidak ada klien resmi untuk perangkat mobile, sehingga Anda memakai OpenVPN Connect atau klien OpenVPN lain, lalu mengimpor profil dari tautan unduhan individual di halaman profil.

Apakah Pritunl bisa dijalankan lewat Docker?

Secara teknis bisa, tetapi tidak ada image resmi untuk server VPN-nya. Yang tersedia di Docker Hub adalah image komunitas. Image resmi dari vendor hanya ada untuk Pritunl Zero.

Berapa banyak pengguna yang sanggup ditangani satu server?

Jumlah pengguna terdaftar tidak dibatasi; yang menentukan adalah koneksi bersamaan. Dokumentasi resminya memberi patokan maksimal 1.000 klien untuk instance setara AWS c5.large dan 2.000 klien untuk c5.xlarge, dengan anggaran $0,50–$1,00 per koneksi bersamaan per bulan.

Kesimpulan

Pritunl VPN adalah lapisan pengelola berbasis web di atas OpenVPN dan WireGuard, dengan seluruh keadaan sistem tersimpan di MongoDB. Versi gratisnya sudah memuat hal yang paling menghemat waktu: panel pengguna, sertifikat otomatis, dua protokol, dan autentikasi dua langkah. Otomatisasi lewat API, SSO, dan administrator kedua berada di tingkat berbayar.

Ia paling sepadan untuk satu server yang melayani puluhan sampai ratusan pengguna dengan satu administrator. Di bawah skala itu, WireGuard murni lebih ringan. Di atasnya, hitung dulu $0,50–$1,00 per koneksi bersamaan sebelum menentukan ukuran server. Semoga artikel ini membantu.