Dulu urusan berkas sebuah website cukup sederhana. Semua isinya berada di satu akun hosting, dan satu alamat FTP sudah membuka seluruhnya. Anda memasang satu aplikasi klien, menyimpan satu profil koneksi, dan pekerjaan selesai.

Sekarang berkas milik satu proyek jarang berkumpul di satu tempat. Halaman dan skripnya memang masih di akun hosting. Namun gambarnya sudah pindah ke bucket (wadah penyimpanan objek) S3, salinan cadangannya ada di Google Drive, dan dokumen timnya tersimpan di share jaringan kantor. Masing-masing punya aplikasi sendiri, dan Anda berpindah-pindah jendela sepanjang hari. Cyberduck adalah jawaban untuk kondisi itu: satu jendela yang membuka semuanya.

Cyberduck Adalah Aplikasi Apa?

Cyberduck adalah aplikasi gratis untuk memindahkan dan menelusuri berkas di server maupun layanan penyimpanan jarak jauh, tersedia untuk macOS dan Windows. Anda memasukkan alamat tujuan beserta kredensialnya, lalu isi server itu tampil seperti folder biasa yang bisa Anda seret dan lepas.

Proyek ini dikembangkan iterate GmbH, perusahaan perangkat lunak asal Swiss, dengan David V. Kocher sebagai penulis utamanya. Statusnya open source berlisensi GPL versi 3, sehingga siapa pun boleh memeriksa kode sumbernya. Aplikasinya ditulis memakai Java, dengan lapisan antarmuka .NET khusus untuk versi Windows.

Umurnya sudah panjang. Rilis perdananya jatuh pada April 2002 dan hanya untuk Mac. Versi Windows baru menyusul sembilan tahun kemudian, pada 8 Maret 2011, lewat versi 4.0. Catatan rilis resminya memuat 170 entri sejak Desember 2003 sampai versi terbaru saat artikel ini ditulis, yaitu 9.5.4 yang dirilis 25 Agustus 2026.

Sebutan resmi yang dipakai proyeknya sendiri bukan "FTP client", melainkan libre server and cloud storage browser. Perbedaan istilah ini bukan sekadar pemasaran, dan bagian berikutnya menjelaskan alasannya.

Satu Jendela untuk Hosting, S3, dan Google Drive

Di sinilah Cyberduck berbeda dari kebanyakan aplikasi sejenis. Daftar tujuan yang bisa dibukanya jauh melampaui protokol transfer berkas klasik:

KelompokYang bisa dibuka
Transfer berkasFTP, FTP-TLS, SFTP, WebDAV
Berbagi berkas jaringanSMB (share Windows)
Penyimpanan objekAmazon S3, Google Cloud Storage, Backblaze B2, Azure Blob Storage, OpenStack Swift
Penyimpanan awanGoogle Drive, OneDrive, SharePoint, Dropbox, Box
Layanan khususDRACOON, Files.com, iRODS, Spectra BlackPearl

Dukungan S3-nya tidak berhenti di Amazon. Dokumentasi resminya mendaftar 31 penyedia pihak ketiga yang memakai antarmuka serupa. Di antaranya Cloudflare R2, Wasabi, MinIO, DigitalOcean Spaces, Hetzner, Scaleway, Linode, IONOS, Storj, dan Synology C2.

Sebagian besar tujuan itu terhubung lewat connection profile, berkas kecil berakhiran .cyberduckprofile yang berisi pengaturan siap pakai untuk satu penyedia. Repositori resminya memuat 297 profil saat artikel ini ditulis. Anda memasangnya sekali, lalu penyedia tersebut muncul di daftar protokol seperti bawaan aplikasi.

Satu jendela Cyberduck membuka FTP, SFTP, WebDAV, SMB, Amazon S3, sampai Google Drive dan Dropbox.Satu jendela Cyberduck membuka FTP, SFTP, WebDAV, SMB, Amazon S3, sampai Google Drive dan Dropbox.

Fleksibilitas ini punya batas yang perlu Anda tahu sejak awal. Cyberduck tidak mendukung SCP. Yang tersedia hanya SFTP, yang sama-sama berjalan di atas SSH tetapi merupakan protokol berbeda. Jika alur kerja Anda memang bergantung pada perintah scp, aplikasi ini bukan penggantinya.

Server mandiri juga tercakup. ownCloud dan Nextcloud dapat disambung lewat WebDAV, sehingga penyimpanan awan milik sendiri berada di daftar yang sama dengan akun hosting Anda.

Cara Menggunakan Cyberduck: Tiga Langkah Pertama

Koneksi pertama umumnya selesai dalam dua menit. Berikut alurnya dari nol.

Langkah #1: Buka Jendela Koneksi dan Pilih Protokol

Jalankan Cyberduck, lalu pilih menu File → Open Connection (⌘O di Mac, Ctrl+O di Windows). Kotak yang muncul diawali daftar protokol di bagian paling atas.

Pilih SFTP (SSH File Transfer Protocol) selama penyedia hosting Anda menyediakan akses SSH. Kalau tidak tersedia, pilih FTP-SSL (Explicit AUTH TLS). Hindari FTP polos untuk server yang bisa dijangkau dari internet, karena kredensialnya dikirim apa adanya.

Langkah #2: Isi Alamat dan Kredensial

Isi kolom Server dengan nama domain atau alamat IP tujuan. Kolom Port terisi sendiri mengikuti protokol: 22 untuk SFTP, 21 untuk FTP. Penjelasan lengkap soal port ada di artikel terpisah.

Lengkapi Username dan Password. Kredensial ini Anda peroleh dari penyedia hosting, atau Anda buat sendiri lewat menu akun FTP di cPanel. Untuk autentikasi tanpa kata sandi, tunjuk berkas kunci privat Anda pada kolom SSH Private Key, dan cara menyiapkannya dibahas di panduan SSH key.

Langkah #3: Simpan Sebagai Bookmark

Setelah koneksi terbuka, pilih Bookmark → New Bookmark (⌘⇧B atau Ctrl+Shift+B). Pengaturan koneksi yang sedang aktif tersimpan, sehingga kunjungan berikutnya cukup satu klik ganda.

Dua kebiasaan berikut menghemat banyak waktu setelah Anda terbiasa. Pertama, klik kanan sebuah berkas lalu pilih Edit. Cyberduck mengunduhnya ke folder sementara, membukanya di aplikasi yang biasa Anda pakai, lalu mengunggahnya kembali begitu Anda menekan simpan. Kedua, sejak versi 9.0 tersedia penyimpanan versi otomatis untuk berkas yang disunting dengan cara itu. Salinan lamanya tersimpan di folder tersembunyi .duckversions dan dapat dikembalikan lewat File → Info → Versions.

Gratis di Situs Resmi, Rp 399.000 di Toko Aplikasi

Bagian ini paling sering membuat pengguna baru bingung, dan kebingungannya berbiaya nyata.

Berkas pemasang di cyberduck.io gratis sepenuhnya. Lisensinya GPL, jadi tidak ada versi terbatas, tidak ada masa percobaan, dan tidak ada fitur yang dikunci. Yang Anda unduh dari sana adalah aplikasi utuh.

Yang muncul kemudian adalah prompt donasi. Setelah memasang atau memperbarui aplikasi, Cyberduck menampilkan permintaan donasi. Kotak itu bisa ditutup dan aplikasinya berjalan normal, tetapi ia kembali muncul setiap kali Anda memperbarui versi.

Ada dua cara resmi menghilangkannya, dan keduanya berbayar:

  1. Donasi minimal 10 USD lewat halaman resmi. Anda menerima registration key atas nama sendiri, yang boleh dipakai di beberapa komputer milik pribadi. Fungsinya satu: mematikan prompt donasi.
  2. Membeli lewat toko aplikasi. Di Mac App Store Indonesia harganya Rp 399.000, sedangkan di Microsoft Store Indonesia Rp 315.000. Efeknya sama, yaitu prompt donasi tidak pernah muncul.

Perlu ditegaskan karena mudah disalahpahami: registration key tidak membuka fitur apa pun. Aplikasi gratis dari situs resmi dan aplikasi berbayar dari App Store punya kemampuan yang persis sama.

Justru sebaliknya yang terjadi soal kebaruan. Saat artikel ini ditulis, versi di Mac App Store masih 9.4.1 yang dirilis 3 Maret 2026, sedangkan situs resminya sudah berada di 9.5.4. Versi berbayarnya tertinggal lima rilis di belakang versi gratisnya.

Cyberduck gratis di situs resminya; yang dibayar di toko aplikasi hanya hilangnya prompt donasi, versinya pun lebih lama.Cyberduck gratis di situs resminya; yang dibayar di toko aplikasi hanya hilangnya prompt donasi, versinya pun lebih lama.

Karena itu, pencarian seperti "cyberduck registration key" atau "cyberduck key generator" mengarah ke tempat yang keliru. Tidak ada kunci yang perlu dibongkar. Berkas yang sama, dengan fitur yang sama dan versi yang lebih baru, tersedia sah dan tanpa biaya di cyberduck.io.

Keamanan Cyberduck: Keychain dan Brankas Cryptomator

Cyberduck tidak menyimpan kata sandi Anda di berkasnya sendiri. Kredensial dititipkan ke penyimpanan aman bawaan sistem operasi: Keychain di macOS, dan Credential Manager di Windows. Anda dapat melihat, mengubah, atau menghapusnya langsung dari sana tanpa membuka Cyberduck.

Cara ini berbeda dari sebagian aplikasi sejenis yang menaruh kredensial di berkas konfigurasinya sendiri. FileZilla, misalnya, menyimpannya dalam berkas XML yang secara bawaan hanya di-encode dan bukan dienkripsi. Menitipkan kredensial ke penyimpanan bawaan sistem menghilangkan seluruh kategori risiko itu.

Lapisan kedua bersifat opsional dan jauh lebih dalam. Sejak versi 6.0.0 pada 9 Mei 2017, Cyberduck dapat membuat brankas Cryptomator langsung dari jendelanya. Brankas ini adalah folder khusus yang isinya dienkripsi di komputer Anda sebelum satu bita pun terkirim ke server.

Yang diamankan bukan hanya isi berkasnya. Nama berkas, nama folder, dan struktur direktorinya ikut diacak. Pengelola server yang membuka folder tersebut hanya melihat deretan nama tanpa makna. Tidak ada layanan daring, langganan, maupun akun tambahan yang dibutuhkan, dan kuncinya tidak pernah meninggalkan komputer Anda.

Brankas Cryptomator mengunci berkas di komputer, lalu server hanya menyimpan nama berkas yang sudah teracak.Brankas Cryptomator mengunci berkas di komputer, lalu server hanya menyimpan nama berkas yang sudah teracak.

Kegunaannya paling terasa saat berkas sensitif dititipkan ke penyimpanan pihak ketiga. Konsep dasar di baliknya dibahas terpisah di artikel enkripsi.

Cyberduck di Linux, Android, dan iPhone

Pertanyaan ini sering muncul, dan jawabannya perlu dipisah menjadi dua bagian.

Tidak ada Cyberduck berantarmuka grafis untuk Linux. Dokumentasi resminya hanya menyebut macOS 10.12 ke atas serta Windows 7 SP1, 8.1, atau Windows 10 build 14393 ke atas dalam 64-bit. Tidak ada paket .deb maupun .rpm untuk aplikasi jendelanya.

Cyberduck berjendela hanya untuk macOS dan Windows; Linux kebagian duck di baris perintah, Android dan iOS tidak ada.Cyberduck berjendela hanya untuk macOS dan Windows; Linux kebagian duck di baris perintah, Android dan iOS tidak ada.

Yang tersedia di Linux adalah duck, versi baris perintah Cyberduck. Protokol yang didukungnya sama luasnya dengan aplikasi grafisnya, termasuk S3, Google Drive, dan WebDAV. Pemasangannya di Debian dan Ubuntu memakai repositori resmi:

Bash
echo -e "deb https://s3.amazonaws.com/repo.deb.cyberduck.io stable main" \
  | sudo tee /etc/apt/sources.list.d/cyberduck.list > /dev/null
sudo gpg --keyserver hkp://keyserver.ubuntu.com \
  --recv-keys FE7097963FEFBE72
sudo gpg --export FE7097963FEFBE72 \
  | sudo tee /etc/apt/trusted.gpg.d/repo.deb.cyberduck.io.gpg > /dev/null
sudo apt-get update
sudo apt-get install duck

Untuk distribusi berbasis RPM tersedia repositori Yum, sementara pengguna macOS dan Windows dapat memasangnya lewat brew install duck atau choco install duck. Panduan lengkapnya ada di situs resminya, duck.sh.

Untuk Android dan iOS, jawabannya lebih singkat: tidak ada versi resmi. Aplikasi bernama mirip di toko aplikasi ponsel bukan produk iterate GmbH. Bila Anda membutuhkan akses SFTP dari ponsel, pilih aplikasi pengelola berkas yang memang dikembangkan untuk platform tersebut.

Mountain Duck: Saudara Berbayar yang Sering Tertukar

Nama keduanya mirip, pengembangnya sama, dan fondasi kodenya juga sama. Perbedaannya ada pada cara Anda mengakses berkasnya.

Cyberduck menampilkan isi server di jendelanya sendiri. Anda menyeret berkas masuk dan keluar dari jendela itu. Mountain Duck melangkah lebih jauh dengan mengaitkan penyimpanan jarak jauh sebagai disk di Finder pada macOS dan File Explorer pada Windows. Hasilnya, aplikasi apa pun di komputer Anda dapat membuka berkas di server seolah berada di hard disk lokal.

Konsekuensinya, Mountain Duck berbayar. Lisensinya berlaku untuk satu versi mayor, jadi peningkatan ke versi mayor berikutnya membutuhkan pembelian lagi. Pemilik registration key Cyberduck dapat meminta kupon diskon 30 persen.

Pilih Mountain Duck kalau Anda perlu menyunting berkas di server langsung dari aplikasi lain sepanjang hari. Untuk unggah dan unduh sesekali, Cyberduck sudah memadai.

Cyberduck, FileZilla, atau WinSCP?

Ketiganya matang dan banyak dipakai, tetapi menyelesaikan masalah yang tidak persis sama.

CyberduckFileZillaWinSCP
Sistem operasimacOS, WindowsmacOS, Windows, LinuxWindows
Protokol transferFTP, FTPS, SFTP, WebDAV, SMBFTP, FTPS, SFTPFTP, FTPS, SFTP, SCP, WebDAV
SCPTidakTidakYa
Penyimpanan awanTermasuk, tanpa biayaHanya di versi ProS3 saja
Penyimpanan kata sandiKeychain / Credential ManagerBerkas XML aplikasiBerkas terenkripsi aplikasi
Enkripsi sisi klienCryptomator bawaanTidak adaTidak ada
Automasi skripLewat duck terpisahTidak dirancang untuk ituSkrip dan komponen .NET
BiayaGratis, ada prompt donasiGratis, Pro 64,99 USDGratis

Rekomendasi konkretnya bergantung pada satu pertanyaan: berapa banyak jenis tujuan yang Anda sentuh.

Pilih Cyberduck kalau berkas Anda tersebar di lebih dari sekadar akun hosting. Kelebihannya paling terasa bila ada bucket S3 atau penyimpanan awan di dalamnya, terlebih bila Anda memakai Mac. Pilih FileZilla kalau Anda berpindah antara tiga sistem operasi termasuk Linux, dan kebutuhan Anda berhenti di tiga protokol. Pilih WinSCP kalau Anda bekerja di Windows, membutuhkan SCP, atau ingin menjadwalkan transfer lewat skrip. Langkah praktis memakai yang kedua sudah dibahas di panduan cara menggunakan FileZilla.

Kelemahan dan Hal yang Perlu Anda Pertimbangkan

Beberapa batasan berikut baru terasa setelah pemakaian rutin:

  1. Prompt donasi yang berulang: kotak permintaan donasi muncul kembali setiap kali Anda memperbarui versi. Menghilangkannya secara permanen membutuhkan donasi atau pembelian lewat toko aplikasi.
  2. Konsumsi memori khas aplikasi Java: jendela Cyberduck memakai memori lebih besar dibandingkan aplikasi sejenis yang ditulis native. Pada komputer dengan RAM terbatas, perbedaannya terasa saat banyak jendela dibuka bersamaan.
  3. Tidak mendukung SCP: bila alur kerja Anda memang memakai protokol tersebut, gantinya bukan aplikasi ini.
  4. Tanpa antarmuka grafis di Linux: pengguna Linux hanya kebagian versi baris perintah.
  5. Versi toko aplikasi tertinggal: seperti dijelaskan sebelumnya, membeli lewat App Store justru memberi Anda versi yang lebih lama daripada unduhan gratis dari situs resmi.
  6. Rekam jejak kerentanan yang perlu diperhatikan: pada 25 Juni 2025, peneliti SBA Research mengumumkan CVE-2025-41256. Cyberduck dan Mountain Duck menyimpan sidik jari sertifikat TLS memakai SHA-1, algoritma yang sudah dianggap lemah, saat pengguna memutuskan mempercayai sertifikat yang tidak tepercaya. Skor CVSS-nya 7,4 dari 10. Perbaikannya masuk di Cyberduck 9.1.7 pada 24 Juni 2025.

Poin terakhir menyimpulkan satu kebiasaan yang penting: perbarui aplikasinya secara berkala. Memakai versi lama berarti membawa serta pustaka keamanan yang sudah usang.

Pertanyaan yang Sering Muncul

Apa itu Cyberduck dan dipakai untuk apa?

Cyberduck adalah aplikasi klien untuk mengunggah, mengunduh, dan menelusuri berkas di server maupun layanan penyimpanan jarak jauh. Fungsi Cyberduck yang paling umum adalah memindahkan berkas website ke direktori public_html di akun hosting, menarik salinan cadangan ke komputer, dan mengelola isi bucket penyimpanan objek.

Apakah Cyberduck masih gratis?

Ya. Unduhan dari cyberduck.io gratis dan berlisensi GPL, tanpa fitur yang dikunci. Yang berbayar hanya dua jalur untuk mematikan prompt donasi. Pilihannya donasi minimal 10 USD, atau pembelian lewat toko aplikasi seharga Rp 399.000 di Mac App Store dan Rp 315.000 di Microsoft Store.

Apakah Cyberduck aman dipakai?

Aman, dengan dua syarat. Unduh dari situs resminya dan perbarui secara berkala. Kredensial Anda disimpan di Keychain atau Credential Manager, bukan di berkas aplikasi, dan kode sumbernya terbuka untuk diperiksa siapa saja. Kerentanan pernah ditemukan seperti pada perangkat lunak mana pun, dan CVE-2025-41256 sudah diperbaiki sejak versi 9.1.7.

Adakah Cyberduck untuk Linux?

Tidak dalam bentuk aplikasi berjendela. Yang tersedia adalah duck, versi baris perintahnya, yang dipasang lewat repositori APT untuk Debian dan Ubuntu atau Yum untuk distribusi berbasis RPM. Dukungan protokolnya sama luasnya dengan versi grafis.

Apakah Cyberduck bisa membuka Amazon S3 dan Google Drive?

Bisa, dan keduanya termasuk kemampuan bawaan tanpa biaya tambahan. Selain Amazon, dokumentasinya mendaftar 31 penyedia S3 pihak ketiga seperti Cloudflare R2, Wasabi, dan MinIO. Google Drive sudah didukung sejak versi 5.0 pada Mei 2016, bersama OneDrive, SharePoint, Dropbox, dan Box.

Cyberduck atau FileZilla untuk pengguna Mac?

Keduanya berjalan baik di macOS. Cyberduck lebih menguntungkan bila Anda menyentuh penyimpanan awan, karena kemampuan setara di FileZilla hanya ada di versi Pro seharga 64,99 USD. FileZilla lebih cocok bila Anda juga bekerja di Linux dan menginginkan aplikasi yang sama di ketiga sistem operasi.

Kesimpulan

Cyberduck adalah aplikasi gratis untuk memindahkan dan menelusuri berkas di server maupun penyimpanan awan, tersedia untuk macOS dan Windows dengan lisensi GPL. Kekuatan utamanya bukan pada dukungan FTP, melainkan pada luasnya tujuan yang bisa dibuka dari satu jendela yang sama. Daftarnya membentang dari akun web hosting Anda sampai bucket S3 dan Google Drive.

Tiga keputusan menentukan pengalaman Anda memakainya. Unduh dari cyberduck.io dan bukan dari toko aplikasi, karena versinya lebih baru dan tanpa biaya. Pilih SFTP di port 22 selama server Anda mendukungnya. Terakhir, aktifkan brankas Cryptomator sebelum menitipkan berkas sensitif ke penyimpanan milik pihak lain.

Semoga artikel ini membantu.