Setiap toko online membutuhkan tiga hal yang sama, sekecil apa pun skalanya: tempat memajang produk, keranjang untuk menampung pilihan pembeli, dan halaman yang menyelesaikan pembayaran. Hari ini semua bagian itu bisa disewa lewat langganan bulanan. Sebelum layanan semacam itu tersedia, satu-satunya jalan adalah memasang sendiri perangkat lunaknya di hosting Anda, lalu mengurus sendiri pembaruan dan keamanannya. osCommerce adalah salah satu perangkat lunak pertama yang menawarkan jalan itu, dan namanya masih rutin dicari orang Indonesia sampai sekarang.

Pencarian itu sering berujung kebingungan karena satu alasan. Nama osCommerce hari ini menunjuk tiga perangkat lunak yang berbeda, dengan tanggal perawatan, dasar teknologi, dan status keamanan yang tidak sama. Artikel ini menjelaskan ketiganya, lalu membantu Anda memastikan yang mana yang sedang Anda hadapi.

Apa Itu osCommerce?

osCommerce adalah perangkat lunak toko online open source berbasis PHP dan MySQL yang Anda pasang sendiri di hosting. Ia bukan layanan yang disewa bulanan. Istilah open source di sini berarti kode sumbernya terbuka dan bebas dimodifikasi siapa pun. Nama resminya osCommerce Online Merchant, dan awalan "os" di depannya memang berasal dari kata tersebut. Situs resminya sendiri menyebut produknya sebagai shopping cart, istilah lama untuk perangkat lunak keranjang belanja yang menjalankan sebuah toko.

Perbedaan mendasarnya dengan platform sewaan terletak pada siapa yang memegang berkas dan basis datanya. Pada layanan berlangganan, seluruh data toko berada di server penyedia dan Anda mengaksesnya lewat panel yang mereka sediakan. Pada osCommerce, berkas PHP dan basis data (database) MySQL berada di akun hosting milik Anda sendiri. Konsekuensinya berjalan dua arah: Anda bebas mengubah apa pun, tetapi pembaruan keamanan juga menjadi tanggung jawab Anda.

Dari sisi kategori, osCommerce termasuk CMS yang mengkhususkan diri. Ia tidak dirancang untuk mengelola artikel atau halaman profil, melainkan untuk mengelola produk, pesanan, dan pelanggan.

Satu catatan kecil soal penulisan namanya. Ejaan resminya "osCommerce" dengan huruf kecil di depan, sementara di Indonesia banyak yang menulisnya "os commerce" terpisah. Salah ketik "oscomerce" dengan satu huruf m juga umum. Ketiganya menunjuk perangkat lunak yang sama.

Riwayat osCommerce dari 2000 sampai Berpindah Tangan

Proyek ini dimulai pada Maret 2000 di Jerman oleh Harald Ponce de Leon, dengan nama awal The Exchange Project. Versi 2.2 Milestone 1 terbit pada Februari 2003 dan menjadi versi yang paling lama beredar. osCommerce Online Merchant 2.3 menyusul pada November 2010, lalu 2.3.4 pada 9 Juni 2014.

Riwayat osCommerce: mulai 2000 sebagai The Exchange Project, 2.3.4 terbit 2014, dibeli Holbi 2021, versi 4 berbasis Yii.Riwayat osCommerce: mulai 2000 sebagai The Exchange Project, 2.3.4 terbit 2014, dibeli Holbi 2021, versi 4 berbasis Yii.

Pengaruhnya jauh melampaui pemakainya sendiri. Zen Cart, xt:Commerce, oscMAX, dan CRE Loaded semuanya lahir dari basis kode osCommerce. Zen Cart bahkan masih dirawat sampai hari ini, dengan perubahan kode terakhir pada 27 Agustus 2026. Angka pemakaian osCommerce sendiri naik dari sekitar 2.000 situs pada 2005 menjadi 13.000 pada 2009.

Titik baliknya terjadi pada 2021, ketika Holbi Group Ltd asal Britania Raya membeli osCommerce dari Ponce de Leon dan mengumumkan rencana membangun versi 4. Sejak itu pendirinya tidak lagi terlibat. osCommerce 4.0 terbit pada Juli 2022 setelah tertunda, dan versi 4.13 menyusul pada 13 Oktober 2023. Halaman resminya kini mencantumkan badan hukum osCommerce ltd dengan nomor perusahaan 13192610 yang beralamat di Swindon, Inggris.

Tiga Perangkat Lunak yang Sama-Sama Bernama osCommerce

Bagian ini yang paling menentukan. Ketiga jalur di bawah sama-sama disebut "osCommerce" oleh penggunanya, tetapi bukan versi yang lebih baru dari versi sebelumnya.

Tiga jalur osCommerce: 2.3.4.1 berhenti November 2017, CE Phoenix 1.1.0.7 dirawat rutin, osCommerce 4.14 berbasis Yii.Tiga jalur osCommerce: 2.3.4.1 berhenti November 2017, CE Phoenix 1.1.0.7 dirawat rutin, osCommerce 4.14 berbasis Yii.

Kalau yang Anda butuhkan hanya tiga keterangan praktis untuk memutuskan, ini ringkasannya:

  • osCommerce 2.3.4.1: berkasnya hanya tersisa di arsip repositori lama, mentok pada PHP 7.2, dan tidak lagi ditawarkan Softaculous.
  • CE Phoenix 1.1.0.7: diunduh dari phoenixcart.org, mendukung PHP 7.3 sampai 8.3, dan tersedia sekali klik di Softaculous.
  • osCommerce 4.14: diunduh dari oscommerce.com, mendukung PHP 7.4 ke atas, dan juga tersedia di Softaculous.

osCommerce 2.3.4.1 adalah jalur klasik, dan kodenya sudah berhenti. Inilah versi yang disebut hampir semua panduan berbahasa Indonesia. Di repositori resminya, branch master terakhir menerima perubahan pada 24 November 2016. Branch perawatan 2.3 bertahan sedikit lebih lama dan berhenti pada 29 November 2017, dengan pesan terakhir tentang kompatibilitas PHP 7.2. Berkas versinya di branch itu bahkan sudah tertulis 2.3.5, rilis yang tidak pernah terbit.

CE Phoenix adalah fork komunitas yang justru paling rutin dirawat. Karena asalnya, banyak orang menyebutnya osCommerce Phoenix. Rilis terakhirnya, versi 1.1.0.7, terbit pada 26 Juni 2026. Sepanjang 2025 proyek ini menerbitkan versi baru hampir tiap bulan. Tag tertua di repositorinya bernama v2.3.4-GOLD, yang menunjukkan garis keturunannya langsung dari osCommerce 2.3.4. Repositori lama proyek ini kini diarsipkan dengan keterangan yang menjelaskan pemisahannya:

"Due to osCommerce' new ownership, we have taken the opportunity to break away from the osCommerce umbrella." — README repositori gburton/CE-Phoenix

osCommerce 4 adalah aplikasi yang berbeda, bukan kelanjutan kode 2.x. Repositorinya dibuat pada Juli 2022. Folder akarnya memuat berkas yii.php beserta struktur lib/backend, lib/frontend, dan lib/console. Susunan itu adalah susunan aplikasi berbasis framework Yii, bukan lanjutan dari berkas PHP osCommerce lama. Sampai 29 Agustus 2026 repositori tersebut belum memuat satu pun tag rilis, dan perubahan kode terakhirnya tercatat 30 Oktober 2024.

Satu hal yang perlu Anda ketahui sebelum memasangnya. Berkas LICENSE.TXT osCommerce 4 tidak langsung berisi teks lisensi, melainkan didahului lima pasal syarat dan ketentuan. Pasal pertama berbunyi bahwa osCommerce v4 bukan solusi ecommerce yang lengkap dan teruji, sehingga hanya boleh dipakai untuk keperluan pengujian dan atas risiko pemakainya sendiri.

Teks GNU General Public License versi 2 baru muncul sesudah kelima pasal itu. Pasal kelima juga melarang penerimanya membagikan ulang ekstensi berbayar buatan osCommerce Ltd, sebuah pembatasan yang tidak lazim untuk lisensi open source mana pun.

Fitur Bawaan osCommerce: Katalog, Keranjang, dan Admin

Begitu instalasi selesai, osCommerce langsung membawa perangkat dasar sebuah toko tanpa perlu tambahan apa pun. Ada katalog produk dengan kategori bertingkat, halaman detail produk beserta ulasan pembeli, dan keranjang belanja. Alur checkout-nya terbagi menjadi tahap pengiriman, pembayaran, konfirmasi, dan penyelesaian pesanan. Pengunjung bisa membuat akun, menyimpan beberapa alamat, dan menelusuri riwayat pesanannya sendiri.

Enam tahap pesanan osCommerce: katalog, keranjang, checkout, pembayaran, pesanan tercatat, lalu diproses di panel admin.Enam tahap pesanan osCommerce: katalog, keranjang, checkout, pembayaran, pesanan tercatat, lalu diproses di panel admin.

Di sisi pengelola, panel administrasi berbasis web menangani produk, kategori, pesanan, pelanggan, pajak, mata uang, banner, buletin, sampai laporan produk terlaris dan pelanggan teratas. Panel yang sama juga menyediakan halaman pemeriksaan keamanan dan izin folder, yang berguna dipakai sesudah instalasi. Yang tidak ikut di dalam paket juga perlu dicatat. Integrasi ke marketplace dan media sosial tidak tersedia di jalur 2.x, sedangkan pada osCommerce 4 kemampuan itu dijual terpisah sebagai paket aplikasi berbayar.

Pembayaran dan pengiriman bekerja dengan konsep modul. Modul adalah berkas PHP yang sudah ikut di dalam paket dan aktif setelah Anda menyalakannya dari panel admin, bukan plugin yang harus diunduh lebih dulu. Pola ini membuat pengaktifan metode pembayaran terasa langsung, tetapi juga berarti metode yang tidak ikut di dalam paket harus dicari sendiri dari luar. Dukungan banyak mata uang dan banyak bahasa juga sudah tersedia sejak awal, meskipun paket intinya hanya membawa berkas bahasa Inggris.

Secara arsitektur, osCommerce 2.x menaruh satu berkas PHP untuk setiap halaman. Halaman produk berada di product_info.php, keranjang di shopping_cart.php, dan tahap-tahap checkout di berkas checkout_*.php yang terpisah. Susunan datar seperti ini mudah dipahami saat Anda membaca kodenya, dan itulah salah satu sebab osCommerce dulu banyak dipakai sebagai bahan belajar.

Kebutuhan Server osCommerce dan Hosting yang Cocok

Kebutuhan servernya berbeda untuk tiap jalur, jadi periksa dulu versi mana yang akan Anda pasang.

CE Phoenix menuntut PHP 7.3 sampai 8.3, dengan MariaDB 10.2.2 sampai 10.5 atau MySQL 5.7.7 sampai 8.0. Ekstensi mysqli dan intl harus aktif, allow_url_fopen dan file_uploads menyala, sedangkan session.use_trans_sid dan session.auto_start harus mati. osCommerce 4 menyebut PHP 7.4 ke atas dengan 8.3 sebagai anjuran, ditemani MariaDB 10.x. Jalur 2.3.4.1 berhenti pada dukungan PHP 7.2, dan itulah sumber masalah paling sering pada toko lama: penyedia hosting sudah lama mempensiunkan PHP 7.2.

Daftar di atas berisi kebutuhan yang tersedia di hampir semua paket hosting bersama. Tidak ada layanan yang harus berjalan terus-menerus, tidak ada antrian pekerjaan, dan tidak ada mesin pencarian terpisah. Karena itu satu paket layanan web hosting biasa sudah memadai untuk toko dengan katalog sampai beberapa ribu produk. Anda baru perlu naik kelas ketika jumlah pesanan harian membuat basis data sibuk, atau ketika gambar produk yang beresolusi tinggi mulai menghabiskan kapasitas penyimpanan. Situs resminya sendiri menjual paket bertajuk osCommerce hosting, tetapi secara teknis tidak ada kebutuhan khusus yang mengharuskan Anda memakai paket bermerek.

Satu ekstensi yang sering terlewat adalah intl. Tanpa ekstensi ini, CE Phoenix tetap terpasang, tetapi penulisan nama bulan dan format tanggal tidak muncul dengan benar. Periksa keberadaannya lewat halaman informasi PHP di panel hosting sebelum memulai instalasi.

Memasang osCommerce Hari Ini dan Apa yang Sebenarnya Terpasang

Ada satu perubahan penting yang perlu Anda ketahui sebelum menekan tombol pasang. Pada katalog Softaculous per 29 Agustus 2026, entri bernama "osCommerce" menyajikan versi 4.14.63493, bukan 2.3.4.1. CE Phoenix punya entri tersendiri di katalog yang sama dengan versi 1.1.0.7. Artinya, tangkapan layar osCommerce 2.x yang beredar sudah tidak cocok lagi dengan tampilan yang benar-benar Anda dapatkan.

Jalur pemasangannya sendiri ada dua. Lewat auto installer di cPanel, Anda mengisi alamat, nama toko, dan akun admin, lalu basis data dibuat otomatis. Langkah demi langkahnya kami bahas terpisah di panduan cara install osCommerce melalui Softaculous.

Jalur kedua adalah unggah manual, dan di sini sumber unduhannya menentukan. osCommerce 4 diunduh dari halaman download di situs resminya, CE Phoenix dari halaman rilis repositorinya, sedangkan berkas 2.3.4.1 hanya tersisa di arsip repositori lama. Sesudah berkasnya ada, buat database sendiri lalu jalankan pemasang dari peramban.

Kalau Anda memilih jalur manual pada osCommerce 2.x, ada satu langkah yang tidak boleh dilewatkan. Folder install harus dihapus setelah instalasi selesai, dan folder admin sebaiknya diganti namanya. Keduanya adalah alamat bawaan yang sudah diketahui semua orang, termasuk oleh pemindai otomatis yang menyisir internet mencari toko osCommerce yang belum dibereskan. Sesudah itu, buka halaman Security Checks di panel admin, karena osCommerce 2.x menyediakan pemeriksa bawaan yang menandai izin folder dan setelan yang masih longgar.

Tiga bawaan osCommerce: folder catalog/install dihapus, catalog/admin diganti nama, dan Security Checks dijalankan sekali.Tiga bawaan osCommerce: folder catalog/install dihapus, catalog/admin diganti nama, dan Security Checks dijalankan sekali.

Rekam Jejak Keamanan osCommerce dan 63 CVE-nya

Basis data kerentanan NVD mencatat 63 CVE yang menyebut osCommerce, terbit sepanjang 2002 sampai 2026. Angka sebesar itu wajar untuk perangkat lunak berumur 26 tahun, tetapi sebarannya yang perlu dibaca dengan teliti.

Jalur kodeJumlah CVECVE terbaru
2.3.4.x1327 Februari 2026
osCommerce 473 Agustus 2026
CE Phoenix328 Oktober 2020

Baris pertama adalah yang paling penting. Tiga kerentanan SQL injection pada osCommerce 2.3.4.1 baru dipublikasikan pada 27 Februari 2026, masing-masing berskor 8,2 dan dapat dimanfaatkan tanpa perlu login lebih dulu. Sebelumnya, pada Juli 2025, terbit pula catatan kerentanan eksekusi kode jarak jauh pada versi yang sama akibat konfigurasi bawaan yang tidak aman. Semuanya menyangkut kode yang perubahan terakhirnya terjadi pada 2017.

Kerentanan baru masih ditemukan, sementara tidak ada lagi pihak yang menerbitkan perbaikannya. Kode penyerangnya pun sudah beredar terbuka sebagai exploit (program siap pakai yang memanfaatkan celah tersebut), sehingga penyerang tidak perlu keahlian khusus untuk memakainya.

Sebaliknya, tiga CVE CE Phoenix semuanya terbit pada 2020 dan sudah ditambal pada versi 1.0.5.4 dan 1.0.6.0. Tidak ada CVE baru untuk Phoenix sejak Oktober 2020. Pada osCommerce 4, lima perubahan kode terakhir di repositorinya justru hampir seluruhnya perbaikan keamanan, mencakup unggah berkas tanpa autentikasi dan SQL injection di panel admin.

Riwayat ini bukan sekadar teori. Pada 24 Juli 2011, peneliti keamanan Armorize melaporkan kampanye penyisipan iframe yang memanfaatkan tiga kerentanan pada osCommerce 2.2. Ketika pertama dilaporkan, sekitar 90.000 halaman sudah terinfeksi. Sepuluh hari kemudian, pada 3 Agustus 2011, angkanya menembus sekitar 6,3 juta halaman.

Toko yang terinfeksi menyebarkan malware ke pengunjungnya sendiri tanpa disadari pemiliknya. Karena itu, sebelum menyentuh instalasi lama, cadangkan dulu berkas dan basis datanya.

Tema, Template, Add-on, dan SEO osCommerce

Katalog add-on menyusut tajam. Situs resminya sendiri mencatat 9.169 add-on untuk era klasik dan 1.249 untuk osCommerce 4, atau sekitar 13,6 persen dari jumlah semula. Tema — atau template, istilah yang lebih sering dipakai di panduan berbahasa Indonesia — pun tidak berpindah begitu saja antar jalur. Tema osCommerce 2.x tidak berjalan di osCommerce 4 karena keduanya memakai mesin templat yang berbeda, sedangkan tema Phoenix disusun dengan sistem tersendiri.

Urusan SEO punya latar yang konkret. Alamat halaman bawaan osCommerce 2.x berbentuk parameter, bukan nama produk:

TEXT
index.php?cPath=21
product_info.php?products_id=28

Baris pertama adalah halaman kategori, baris kedua halaman produk. Keduanya tidak memuat satu pun kata yang menjelaskan isinya. osCommerce menyediakan setelan SEARCH_ENGINE_FRIENDLY_URLS, tetapi setelan itu hanya menyusun ulang parameter dan tetap membutuhkan aturan tambahan di server untuk menghasilkan alamat yang benar-benar deskriptif. Pada osCommerce 4 dan Phoenix, urusan ini sudah ditangani lebih baik sejak awal.

Soal bahasa, paket inti osCommerce 2.3.4.1 hanya membawa berkas bahasa Inggris. Berkas bahasa Indonesia harus dicari terpisah sebagai paket tambahan, dan paket yang beredar umumnya dibuat pada era 2010-an sehingga tidak mencakup teks yang ditambahkan sesudahnya.

Kelebihan osCommerce yang Masih Bertahan

Meski usianya sudah 26 tahun, sebagian alasan yang dulu membuat osCommerce populer masih berlaku sampai sekarang.

  1. Ringan dan jalan di hosting biasa: tidak ada layanan yang harus hidup terus-menerus, sehingga paket hosting bersama paling sederhana pun sudah cukup.
  2. Kodenya mudah dibaca: satu berkas PHP untuk satu halaman membuat perubahan kecil bisa dikerjakan tanpa memahami kerangka kerja apa pun lebih dulu.
  3. Modul pembayaran dan pengiriman ikut di dalam paket: metode bawaan cukup dinyalakan dari panel admin, tanpa mengunduh apa pun.
  4. Tidak ada potongan per penjualan: berbeda dengan platform sewaan, pembuat perangkat lunaknya tidak menarik biaya dari tiap transaksi toko Anda.
  5. Jalur yang masih dirawat tersedia sekali klik: CE Phoenix punya entri sendiri di Softaculous, jadi memasang versi yang masih menerima perbaikan sama mudahnya dengan memasang yang lama.

Kekurangan osCommerce dan Hal yang Perlu Dipertimbangkan

Beberapa konsekuensi di bawah ini bisa diukur, bukan sekadar kesan.

  1. Pangsa pasarnya sudah sangat kecil. Survei harian W3Techs pada 29 Agustus 2026 menempatkan osCommerce di bawah 0,1 persen dari situs yang CMS-nya diketahui. Di antara sistem ecommerce saja, porsinya 0,1 persen.
  2. Penyusutannya diakui situs resminya sendiri. Halaman depan oscommerce.com menampilkan 1.114 situs aktif untuk osCommerce 4 berdampingan dengan 47.496 situs pada periode 2000 sampai 2022. Angka pertama setara 2,3 persen dari angka kedua, atau penurunan sekitar 97,7 persen.
  3. Developer yang menguasainya makin langka. Konsekuensinya terasa saat toko Anda bermasalah dan membutuhkan bantuan cepat. Jumlah developer yang masih paham kode osCommerce jauh lebih sedikit dibanding platform lain, dan tarifnya mengikuti kelangkaan itu.
  4. Nama yang terpecah membuat bantuan sulit dicocokkan. Jawaban di forum, tutorial, dan berkas add-on sering tidak menyebutkan jalur mana yang dimaksud. Petunjuk untuk 2.3.4.1 belum tentu berlaku untuk Phoenix, dan hampir pasti tidak berlaku untuk osCommerce 4.
  5. Versi klasik tidak lagi menerima perbaikan keamanan. Ini kelemahan yang paling berat, karena tidak ada cara menutupnya selain berpindah jalur atau berpindah platform.

Kapan Bertahan dan Kapan Migrasi ke Platform Lain

Jawabannya bergantung pada keadaan toko Anda, dan tiga keadaan berikut mencakup hampir semua kasus.

Tiga keadaan toko: 2.3.4.1 sebaiknya migrasi ke CE Phoenix, instalasi baru pasang Phoenix, katalog besar pindah platform.Tiga keadaan toko: 2.3.4.1 sebaiknya migrasi ke CE Phoenix, instalasi baru pasang Phoenix, katalog besar pindah platform.

Toko lama yang masih berjalan di 2.3.4.1. Ini keadaan yang paling mendesak. Rencanakan perpindahan dalam hitungan bulan, bukan tahun, karena kerentanan tanpa autentikasi yang terbit pada Februari 2026 tidak akan pernah ditambal. Jalur migrasi yang paling ringan adalah ke CE Phoenix, karena struktur databasenya masih sekeluarga. Sebagai langkah darurat sementara, hapus folder install, ganti nama folder admin, dan batasi aksesnya lewat autentikasi tambahan di server.

Instalasi baru dari nol. Jika Anda tetap ingin memakai keluarga osCommerce, pilih CE Phoenix. Ia gratis, rutin dirilis, mendukung PHP sampai 8.3, dan tidak memuat pasal lisensi yang membatasi pemakaian produksi. Hindari memasang 2.3.4.1 untuk toko baru dalam kondisi apa pun.

Toko yang sudah berkembang besar. Untuk katalog di atas beberapa ribu produk dengan kebutuhan integrasi yang banyak, pindah ke platform berekosistem lebih besar biasanya lebih hemat. Biaya merawat kode lama akan melampaui biaya perpindahan dalam jangka panjang.

Beberapa tujuan migrasi yang lazim, beserta ukuran pekerjaannya:

  1. WooCommerce: jalur paling lazim karena berjalan di atas WordPress dan kebutuhan servernya mirip dengan osCommerce. Cocok untuk toko kecil sampai menengah.
  2. PrestaShop: sesama aplikasi PHP mandiri dengan panel admin yang lengkap, tersedia lewat instalasi PrestaShop di Softaculous.
  3. OpenCart: paling ringan di antara ketiganya dan paling dekat rasanya dengan osCommerce bagi pengelola yang sudah terbiasa. Penjelasan lengkapnya ada di halaman OpenCart.
  4. Magento: pilihan untuk katalog besar dan kebutuhan korporat, tetapi menuntut server sendiri dan biaya perawatan yang jauh lebih tinggi.
  5. Zen Cart: kerabat terdekat osCommerce yang lahir pada 2003 dan masih aktif dirawat, sehingga pemetaan datanya paling mudah.

Apa pun tujuannya, jalankan migrasi database produk dan pelanggan lebih dulu di lingkungan uji coba, dan pertahankan toko lama sampai toko baru benar-benar berjalan.

Pertanyaan Seputar osCommerce

Apakah osCommerce masih dikembangkan?

Bergantung pada jalur yang Anda maksud. CE Phoenix merilis versi baru hampir tiap bulan, dengan rilis terakhir 26 Juni 2026. osCommerce 4 dikembangkan pemilik barunya, meskipun perubahan kode terakhir di repositori publiknya tercatat 30 Oktober 2024. Jalur klasik 2.3.4.1 sudah berhenti sejak 2017.

Berapa biaya memakai osCommerce?

Berkas intinya gratis diunduh pada ketiga jalur. Yang berbayar adalah paket aplikasi tambahan yang dijual osCommerce Ltd untuk versi 4, seperti paket ritel dan paket grosir, ditambah layanan pengembangan dan migrasi mereka. CE Phoenix tidak punya tingkatan berbayar sama sekali. Di luar itu, Anda tetap membayar domain dan hosting.

Versi osCommerce mana yang sebaiknya dipasang sekarang?

Untuk toko yang benar-benar dipakai berjualan, CE Phoenix versi 1.1.0.7 adalah pilihan paling aman: gratis, dirawat rutin, dan mendukung PHP sampai 8.3. osCommerce 4 sebaiknya dicoba lebih dulu di lingkungan uji, mengingat berkas lisensinya sendiri menyatakan paket itu ditujukan untuk keperluan pengujian.

Di mana alamat panel admin osCommerce?

Pada osCommerce 2.x, panel admin berada di folder admin di dalam direktori instalasi, misalnya namadomain.com/catalog/admin/. Alamatnya tidak diacak saat instalasi, sehingga siapa pun bisa menebaknya. Karena itu dokumentasinya menganjurkan mengganti nama folder tersebut, dan panel admin bawaannya menyediakan halaman pemeriksaan keamanan untuk mengingatkannya.

Apakah osCommerce tersedia dalam bahasa Indonesia?

Tidak dalam paket intinya. Paket resmi osCommerce 2.3.4.1 hanya membawa berkas bahasa Inggris, dan bahasa lain dipasang sebagai paket terpisah. Berkas bahasa Indonesia yang beredar umumnya berasal dari era 2010-an, sehingga sebagian teks pada halaman yang lebih baru akan tetap tampil dalam bahasa Inggris.

Apakah ada demo osCommerce yang bisa dicoba dulu?

Ada, dan Anda tidak perlu memasang apa pun. osCommerce menyediakan toko contoh di demo.oscommerce.com, sementara CE Phoenix menyediakan demo toko sekaligus demo panel adminnya di situs resminya. Membuka keduanya berdampingan adalah cara tercepat melihat seberapa jauh kedua jalur itu sudah berbeda.

Masih mudahkah mencari developer osCommerce?

Lebih sulit dibanding platform yang lebih populer. Developer yang menguasai kode osCommerce 2.x umumnya sudah lama beralih, sedangkan osCommerce 4 memakai framework Yii sehingga menuntut keahlian yang berbeda lagi. Kalau toko Anda bergantung pada satu orang yang masih paham kode lamanya, itu saja sudah alasan kuat untuk mulai merencanakan migrasi.

Apa bedanya osCommerce dengan WooCommerce?

osCommerce adalah aplikasi toko yang berdiri sendiri, sedangkan WooCommerce adalah plugin yang menambahkan kemampuan berjualan pada WordPress. Perbedaan praktisnya terletak pada ekosistem: WooCommerce mewarisi seluruh tema, plugin, dan komunitas WordPress, sementara osCommerce hanya punya ekosistemnya sendiri yang sedang menyusut.

Kesimpulan

osCommerce adalah perangkat lunak toko online open source berbasis PHP dan MySQL yang dipasang di hosting sendiri, dan sudah berjalan sejak tahun 2000. Kesulitan terbesar bagi pengguna baru hari ini bukan cara memasangnya, melainkan memastikan versi mana yang sedang dihadapi. Jalur klasik 2.3.4.1 kodenya berhenti pada 2017. CE Phoenix dirawat komunitas dan dirilis hampir tiap bulan. osCommerce 4 dibangun ulang di atas framework Yii oleh pemilik barunya.

Untuk toko yang benar-benar dipakai berjualan, CE Phoenix adalah pilihan paling masuk akal di dalam keluarga ini. Jika toko Anda masih berjalan di 2.3.4.1, jadwalkan perpindahannya sekarang. Semoga artikel ini membantu.