Setiap ujian sebenarnya terdiri dari dua pekerjaan yang berbeda. Pekerjaan pertama adalah menyusun soal, memilih mana yang dipakai semester ini, lalu menggandakan naskahnya sebanyak jumlah peserta. Pekerjaan kedua muncul setelah ujian selesai: memeriksa jawaban, menghitung nilai, dan menyalinnya ke daftar nilai.

Di banyak sekolah dan kampus, pekerjaan pertama hidup sebagai berkas dokumen yang tersebar di beberapa komputer guru. Pekerjaan kedua dikerjakan dengan tangan, selembar demi selembar. Keduanya memakan waktu yang tidak berhubungan dengan mutu ujian itu sendiri.

Computer-Based Assessment (CBA) atau penilaian berbasis komputer menyatukan dua pekerjaan itu ke dalam satu sistem. Soal disimpan sekali di dalam database, tes disusun dari kumpulan soal tersebut, dan nilai keluar segera setelah peserta menekan tombol selesai. TCExam adalah salah satu perangkat lunak yang mengerjakannya, dan sudah beredar sejak 2004.

TCExam Adalah Aplikasi Ujian, Bukan Kelas Daring

TCExam adalah perangkat lunak open source untuk menyelenggarakan ujian, tes, kuis, dan survei berbasis komputer. Anda memasangnya di server sendiri, mengisinya dengan bank soal, lalu peserta mengerjakan ujian lewat peramban biasa tanpa memasang aplikasi apa pun di komputer mereka. Sebagian orang menuliskan namanya terpisah menjadi tc exam, tetapi penulisan resminya satu kata.

Jawaban singkat untuk pertanyaan apa itu TCExam berhenti di situ, tetapi batas cakupannya sama pentingnya. TCExam hanya menangani ujian. Tidak ada modul untuk mengunggah materi pelajaran, memberi tugas, membuka forum diskusi, atau mencatat kehadiran. Jika kebutuhan Anda adalah kelas daring yang utuh, yang Anda cari adalah Learning Management System (LMS) seperti Moodle. TCExam mengambil satu bagian kecil dari pekerjaan itu dan menggarapnya lebih dalam.

Pembuatnya Nicola Asuni lewat perusahaannya, Tecnick.com, dengan hak cipta tercantum untuk rentang 2004 sampai 2026. Nama yang sama berada di balik TCPDF, pustaka pembuat berkas PDF yang dipakai sangat luas di dunia PHP.

Lisensinya AGPL-3.0-or-later, dan huruf pertamanya membawa konsekuensi yang berbeda dari GPL biasa. Pada lisensi open source bertipe copyleft seperti GPL, kewajiban membuka kode turunan muncul ketika perangkat lunaknya didistribusikan. AGPL memperluas kewajiban itu sampai ke pemakaian lewat jaringan. Apabila Anda mengubah kode TCExam lalu menyajikannya sebagai layanan yang diakses orang lewat internet, kode hasil modifikasi itu wajib Anda sediakan. Pemakaian apa adanya tanpa modifikasi tidak tersentuh ketentuan ini.

Empat Tipe Soal dan Cara TCExam Menghitung Nilainya

TCExam mendukung empat tipe soal, tidak lebih.

KodeTipe soalCara peserta menjawab
MCSAPilihan ganda, satu jawabanMemilih satu opsi
MCMAPilihan ganda, banyak jawabanMencentang beberapa opsi
ORDERPengurutanMenyusun opsi ke urutan yang benar
TEXTJawaban bebasMengetik kata sampai esai

Jawaban pendek pada tipe TEXT dinilai otomatis, sedangkan esai dinilai manual oleh pemeriksa. Di luar keempatnya tidak ada tipe menjodohkan, tidak ada seret-dan-lepas, dan tidak ada soal yang meminta peserta menandai bagian tertentu pada gambar.

Yang menentukan hasil akhir bukan hanya jumlah jawaban benar. Setiap soal memiliki tingkat kesulitan, dan angka itu berfungsi sebagai pengali. Pada soal pilihan ganda satu jawaban, rumusnya:

  • jawaban benar = poin dasar tes × tingkat kesulitan soal
  • jawaban salah = poin jawaban salah × tingkat kesulitan soal
  • tidak dijawab = poin tanpa jawaban × tingkat kesulitan soal

Karena poin jawaban salah dapat Anda isi dengan angka negatif, TCExam mendukung sistem nilai minus. Misalkan poin dasar tes bernilai 1, poin jawaban salah −0,25, dan sebuah soal diberi tingkat kesulitan 2. Peserta yang menjawab benar memperoleh 2 poin, sedangkan yang menjawab salah kehilangan 0,5 poin. Soal bertingkat kesulitan 1 hanya bernilai separuhnya.

Bobot kesulitan TCExam: soal kesulitan 1 bernilai +1 dan −0,25; soal kesulitan 2 bernilai +2 dan −0,5.Bobot kesulitan TCExam: soal kesulitan 1 bernilai +1 dan −0,25; soal kesulitan 2 bernilai +2 dan −0,5.

Soal pilihan ganda banyak jawaban dihitung berbeda. Setiap opsi diperlakukan sebagai pertanyaan benar-salah tersendiri, dan nilai per opsi adalah nilai maksimum soal dibagi jumlah opsi. Satu soal dianggap benar apabila skor totalnya melewati 50 persen dari nilai maksimum.

Bobot kesulitan ini yang membuat dua peserta dengan jumlah jawaban benar sama bisa memperoleh nilai berbeda. Pastikan Anda mengisi tingkat kesulitan tiap soal dengan sadar, bukan membiarkannya di nilai bawaan.

Alur Satu Ujian: dari Bank Soal sampai Lembar Nilai

TCExam memisahkan dirinya menjadi dua area: area administrasi tempat persiapan dikerjakan, dan area publik tempat peserta mengerjakan ujian. Keduanya diletakkan pada folder terpisah di server, sehingga aksesnya dapat dibatasi sendiri-sendiri.

Persiapan di area administrasi berjalan berurutan. Anda membuat modul sebagai wadah terbesar, lalu subjek di dalamnya, baru soal-soal di bawah tiap subjek. Setelah bank soal terisi, Anda menyusun tes: berapa soal yang diambil, dari subjek mana, berapa lama waktunya, dan grup peserta mana yang boleh mengerjakan.

Dari sisi peserta alurnya jauh lebih pendek. Peserta masuk dengan akunnya, melihat daftar tes yang tersedia, lalu memilih salah satu. Daftar itu tidak sama untuk semua orang. Isinya bergantung pada rentang waktu tes, grup peserta, alamat IP yang dipakai, dan apakah tes tersebut sudah pernah dikerjakan.

Selama ujian berlangsung, peserta bebas berpindah antar soal dan mengubah jawaban yang sudah diisi. Menu navigasinya menandai status tiap soal: sudah ditampilkan, sudah dijawab, atau belum disentuh. Tidak ada tombol konfirmasi yang wajib ditekan di akhir, karena tes dianggap selesai begitu waktunya habis.

Administrator dapat memantau aktivitas peserta secara waktu nyata, dan memiliki wewenang menghentikan, memulai ulang, atau menambah sisa waktu setiap peserta. Nilai keluar segera setelah tes berakhir karena penilaian berjalan otomatis, dan peserta dapat langsung melihatnya atau menerimanya lewat email.

Alur ujian TCExam: area administrasi menyusun modul, subjek, soal, dan tes; area publik menjalankan sampai nilai keluar.Alur ujian TCExam: area administrasi menyusun modul, subjek, soal, dan tes; area publik menjalankan sampai nilai keluar.

Ujian di Kertas yang Dinilai Komputer lewat OMR

TCExam mampu mengembalikan ujian ke atas kertas tanpa kehilangan penilaian otomatis. Aplikasi ini dapat mencetak naskah soal sekaligus lembar jawaban OMR (Optical Mark Recognition, pengenalan tanda optik) sebagai berkas PDF. Peserta mengerjakannya dengan pensil seperti ujian kertas biasa. Lembar jawaban lalu dipindai dan diunggah kembali, dan sistem membaca tanda-tanda itu untuk menghitung nilai beserta statistiknya.

Kemampuan ini menolong pada satu keadaan yang sangat umum di Indonesia: jumlah komputer di laboratorium lebih sedikit daripada jumlah peserta. Jalan biasanya adalah memecah ujian menjadi tiga atau empat sesi, dengan naskah yang harus dibedakan supaya soal tidak bocor. Dengan OMR, ujian dapat berjalan serentak di atas kertas dan nilainya tetap keluar dari sistem yang sama.

Sejak versi 17, pembuatan seluruh berkas PDF ini ditangani mesin bernama tc-lib-pdf, menggantikan TCPDF yang dipakai sejak lama.

Cara TCExam Menjaga Ujian Tetap Jujur Tanpa Exam Browser

Pertanyaan yang hampir selalu muncul ketika sekolah menimbang aplikasi ujian adalah soal peramban terkunci — peramban khusus yang menutup akses ke aplikasi lain selama ujian berlangsung.

TCExam tidak menyediakan peramban semacam itu. Ujian dikerjakan lewat peramban biasa, dan pengamanannya diletakkan seluruhnya di sisi server dalam bentuk berlapis:

  1. Pembatasan grup: peserta hanya melihat tes yang grupnya memang diizinkan mengerjakan.
  2. Pembatasan alamat IP: sebuah tes dapat dikunci agar hanya dapat diakses dari rentang alamat IP tertentu, misalnya jaringan laboratorium sekolah.
  3. Sekali kerja: setiap tes hanya boleh dikerjakan satu kali, kecuali ditandai dapat diulang atau administrator memberi izin khusus.
  4. Naskah acak unik: soal dan urutan pilihan jawaban dapat diacak untuk tiap peserta, sehingga dua orang yang duduk bersebelahan tidak melihat layar yang sama.
  5. Waktu dihitung server: sisa waktu tidak bergantung pada jam di komputer peserta, dan tes tertutup sendiri ketika waktunya habis.
  6. Pencatatan aktivitas: seluruh langkah peserta tersimpan, termasuk alamat IP dan waktu reaksi untuk tiap jawaban.

Selain itu, area administrasi dan area publik dipisahkan secara fisik di sistem berkas, dan aplikasinya menyertakan aturan kontrol akses .htaccess untuk folder sensitif. Kata sandi disimpan memakai algoritma hashing modern.

Enam pengaman ujian TCExam: grup, alamat IP, sekali kerja, soal diacak, waktu server, dan log, tanpa peramban terkunci.Enam pengaman ujian TCExam: grup, alamat IP, sekali kerja, soal diacak, waktu server, dan log, tanpa peramban terkunci.

Semua lapisan tersebut tetap memiliki batas. Tidak satu pun mencegah peserta membuka tab baru atau mencari jawaban lewat ponsel. Dokumentasi resminya menyebut hal ini secara terbuka dan menyarankan pengawasan ruangan sebagai pelengkap. Jika Anda membutuhkan penguncian di sisi komputer peserta, kebutuhan itu harus dipenuhi perangkat tambahan di luar TCExam.

Kelebihan TCExam Dibanding Aplikasi Ujian Sejenis

  1. Antarmuka bahasa Indonesia yang praktis lengkap: seluruh teks antarmuka disimpan dalam satu berkas terjemahan berformat TMX berisi 627 unit teks untuk 26 bahasa. Bahasa Indonesia mengisi 626 di antaranya, atau 99,8 persen. Bahasa Melayu mengisi 624 unit.
  2. Autentikasi terpusat: selain akun lokal, TCExam mendukung LDAP, RADIUS, dan CAS. Kampus yang sudah memiliki satu akun untuk seluruh layanannya dapat menyambungkan TCExam ke sistem itu, tanpa membuat akun baru per mahasiswa.
  3. Pilihan database yang luas: MySQL dan MariaDB, PostgreSQL, atau Oracle — bukan MySQL saja.
  4. Aksesibilitas yang diperhatikan: sejak versi 17, antarmukanya memakai HTML5 semantik dan mengikuti pedoman WCAG 2.1 level AA. Peserta yang memakai pembaca layar dapat mengerjakan ujian yang sama.
  5. Format pertukaran terbuka: soal, peserta, dan hasil dapat diekspor serta diimpor lewat TSV, XML, dan PDF, sehingga data Anda tidak terkunci di satu aplikasi.

TCExam 17 Mengubah Kebutuhan Server Anda

Riwayat rilisnya membantu memahami keadaan sekarang. Versi 14.0.0 keluar pada April 2017, lalu proyek ini nyaris tidak bergerak sampai versi 15.0.0 muncul pada Desember 2022. Sepanjang 2024 dan 2025 pembaruannya bersifat perawatan keamanan. Keadaan berbalik pada 2026: versi 16.6.3 keluar April, versi 17.0.0 pada 23 Juni, lalu empat penandaan versi lagi sampai 17.2.5 pada 15 Agustus 2026.

Pengembangnya menandai sendiri versi 17.0.0 sebagai perubahan yang memutus kompatibilitas. Isi perubahannya:

  • PHP 8.2 menjadi syarat minimum, diuji pada PHP 8.2, 8.3, dan 8.4.
  • Dependensi dikelola Composer. Perintah composer install wajib dijalankan sebelum aplikasi dipakai. Pustaka yang dulu ikut dibundel — PHPMailer, phpCAS, RADIUS, dan TCPDF — kini diambil sebagai paket terpisah.
  • Mesin PDF diganti dari TCPDF ke tc-lib-pdf untuk laporan hasil, lembar OMR, dan kode QR.
  • Folder font berukuran 27 MB dihapus. Font PDF kini dibuat saat instalasi ke direktori vendor.
  • Keluaran HTML pindah dari XHTML 1.0 Strict ke HTML5, dan emulasi register globals warisan dibuang.
  • Runtime Docker ditambahkan, sehingga TCExam beserta database MariaDB-nya dapat dinyalakan dengan satu perintah untuk uji coba.

Selain PHP 8.2, TCExam membutuhkan sederet ekstensi PHP yang harus aktif: mysqli dan/atau pgsql, gd, intl, bcmath, mbstring, zip, curl, xml, openssl, serta posix. Web server yang disarankan Apache dengan mod_php, karena aplikasinya mengandalkan .htaccess untuk membatasi akses ke folder administrasi dan cadangan.

Dua seri TCExam: seri 16 memakai pustaka bawaan dan PHP 7; versi 17 menuntut PHP 8.2 dan composer install.Dua seri TCExam: seri 16 memakai pustaka bawaan dan PHP 7; versi 17 menuntut PHP 8.2 dan composer install.

Periksa versi PHP hosting Anda sebelum memulai. Server yang masih berjalan di PHP 7.4 tidak dapat menjalankan TCExam 17 sama sekali. Pemasangannya akan berhenti di tengah jalan atau menghasilkan instalasi yang rusak.

Pola kebutuhan ini serupa dengan aplikasi kampus berbasis PHP lain seperti OJS: ringan saat dipakai beberapa orang, tetapi menuntut versi PHP dan ekstensi yang tepat. Untuk ujian dengan puluhan peserta serentak, paket web hosting yang menyediakan PHP 8.2 ke atas beserta database sudah memadai. Kebutuhan server yang lebih besar baru muncul saat peserta serentaknya mencapai ratusan.

Dari Mana Mengunduh TCExam dan Versi Mana yang Anda Dapat

Ada tiga jalur yang lazim ditempuh, dan hasil yang Anda peroleh berbeda-beda.

Repositori GitHub tecnickcom/tcexam adalah sumber resminya. Satu hal yang membingungkan pendatang baru: repositori ini tidak memiliki halaman Release sama sekali. Versi ditandai lewat tag Git, dan nomor yang sedang berlaku tercantum di berkas VERSION pada cabang utama. Saat artikel ini ditulis pada Agustus 2026, isinya 17.2.5. Jalur ini memberi Anda kode paling baru, dengan syarat Anda menjalankan composer install sendiri setelahnya.

Softaculous di dalam cPanel adalah jalur yang paling ringkas. Katalog Softaculous memasukkan TCExam di kategori Educational, dan per 29 Agustus 2026 versi yang disajikannya juga 17.2.5 — sama dengan tag terbaru di GitHub. Langkahnya kami bahas terpisah di panduan cara install TCExam melalui Softaculous. Sekali lagi, pastikan PHP hosting Anda sudah 8.2 atau lebih baru sebelum menekan tombol Install.

Jalur ketiga, situs pengunduh pihak ketiga, sebaiknya dihindari. Beberapa di antaranya menempati halaman pertama hasil pencarian dan membungkus ulang berkas TCExam dengan pemasang sendiri. Karena ini aplikasi sisi server, tidak ada alasan mengambilnya dari luar repositori resmi atau katalog control panel hosting Anda.

Tiga jalur unduhan TCExam: GitHub butuh composer install, Softaculous memasang otomatis, pengunduh pihak ketiga dihindari.Tiga jalur unduhan TCExam: GitHub butuh composer install, Softaculous memasang otomatis, pengunduh pihak ketiga dihindari.

Kelemahan dan Hal yang Perlu Anda Pertimbangkan

Tipe soalnya terbatas. Empat tipe sudah cukup untuk ujian pilihan ganda dan esai. Soal menjodohkan, isian pada gambar, dan bentuk interaktif lain yang lazim ada di LMS besar tidak tersedia.

Tidak ada bank soal siap pakai. TCExam datang kosong. Seluruh soal harus Anda tulis atau impor sendiri lewat berkas TSV maupun XML.

Dokumentasi dan komunitasnya berbahasa Inggris. Antarmukanya memang tersedia dalam bahasa Indonesia, tetapi seluruh dokumentasi resmi, diskusi, dan laporan masalah berbahasa Inggris. Komunitas penggunanya di Indonesia sangat tipis, sehingga jawaban atas kendala Anda jarang tersedia dalam bahasa sehari-hari.

Rekam jejak keamanannya panjang. Basis data kerentanan NVD mencatat 29 entri CVE untuk TCExam sejak 2007 sampai 2026. Pada versi 14.8.1 ke bawah, pengaturan bawaan yang disarankan justru membiarkan direktori /cache/backup/ — berisi berkas cadangan database — dapat diakses siapa pun tanpa login. Dua celah berskor tinggi diumumkan pada Desember 2024, salah satunya SQL injection dengan skor 9,8 dari 10. Dua entri terakhir pada Maret 2026 berskor rendah.

Angka 29 bukan alasan menghindari TCExam, karena semua aplikasi web berumur dua dekade memiliki daftar serupa. Yang penting adalah kesimpulannya: memasang TCExam berarti berkomitmen memperbaruinya. Versi lama yang dibiarkan berjalan bertahun-tahun adalah risiko nyata, bukan teoretis.

Kewajiban AGPL berlaku bila Anda memodifikasinya. Sekolah atau kampus yang menyewa pengembang untuk mengubah tampilan atau menambah fitur, lalu menyajikannya lewat internet, wajib menyediakan kode hasil modifikasi itu kepada penggunanya.

Kapan TCExam Masuk Akal, Kapan Sebaiknya Tidak

TCExam masuk akal apabila tiga syarat ini terpenuhi. Kebutuhan Anda memang murni ujian, bukan kelas daring. Hosting atau server Anda sudah berjalan di PHP 8.2 ke atas beserta ekstensi yang dibutuhkan. Dan Anda menginginkan penilaian berbobot kesulitan yang tidak disediakan aplikasi ujian sederhana. Kemampuan mencetak lembar OMR menjadi nilai tambah besar apabila komputer di laboratorium Anda tidak cukup untuk seluruh peserta.

TCExam kurang cocok apabila Anda membutuhkan modul materi, tugas, dan presensi dalam satu tempat — untuk itu Moodle lebih tepat. Kurang cocok juga apabila Anda membutuhkan tipe soal yang beragam, memerlukan penguncian peramban peserta, atau menginginkan dokumentasi berbahasa Indonesia. Untuk sekolah yang mencari aplikasi ujian dengan alur khas Indonesia dan komunitas lokal yang aktif, Candy CBT lebih dekat dengan kebiasaan operator di sini.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah TCExam gratis?

Gratis, dan tidak ada versi berbayar. Yang perlu Anda perhatikan bukan harganya melainkan lisensinya. AGPL-3.0-or-later mewajibkan Anda membuka kode hasil modifikasi apabila TCExam yang sudah Anda ubah disajikan sebagai layanan lewat jaringan. Memasang dan memakainya apa adanya tidak memicu kewajiban itu.

Berapa versi TCExam yang paling baru?

Versi 17.2.5, ditandai pada 15 Agustus 2026. Repositori resminya tidak memakai halaman Release, sehingga cara paling tepat memeriksanya adalah membuka berkas VERSION pada cabang utama. Versi 17.0.0 yang keluar 23 Juni 2026 adalah rilis besar yang memutus kompatibilitas dengan seri 16 ke bawah.

Apakah TCExam ada bahasa Indonesianya?

Ada, dan cakupannya hampir penuh. Berkas terjemahan bawaannya memuat 627 unit teks untuk 26 bahasa, dan bahasa Indonesia mengisi 626 di antaranya. Anda memilihnya langsung dari antarmuka tanpa memasang berkas bahasa tambahan.

Apa bedanya TCExam dengan Moodle?

Perbedaannya terletak pada luas cakupan. Moodle adalah LMS yang menangani seluruh kegiatan belajar — materi, tugas, forum, kuis, dan penilaian — sedangkan TCExam hanya menangani ujian. Sebagai gantinya, TCExam menggarap sisi ujian lebih dalam lewat bobot kesulitan per soal, nilai minus, dan pencetakan lembar OMR untuk ujian kertas.

Apakah TCExam bisa dipakai tanpa internet?

Bisa. TCExam berjalan di satu komputer yang berperan sebagai server, dan peserta mengaksesnya lewat jaringan lokal. Yang mudah terlewat justru sebaliknya: internet dibutuhkan pada saat pemasangan, karena composer install mengunduh pustaka dan membangkitkan font PDF. Selesaikan tahap itu lebih dahulu sebelum server dipindahkan ke ruangan tanpa sambungan internet.

Kesimpulan

TCExam adalah aplikasi ujian berbasis komputer yang menggarap satu pekerjaan secara mendalam. Ia menyusun bank soal, menjalankan ujian, lalu menilainya otomatis dengan mempertimbangkan bobot kesulitan tiap soal. Empat tipe soal, penilaian yang dapat bernilai minus, dan kemampuan mencetak lembar OMR adalah ciri yang membedakannya dari aplikasi ujian sederhana.

Pilihlah TCExam apabila kebutuhan Anda memang hanya ujian dan server Anda sudah berjalan di PHP 8.2 ke atas. Pilihlah LMS penuh apabila Anda membutuhkan kelas daring beserta materinya. Apa pun pilihannya, siapkan waktu untuk memperbaruinya secara berkala — bagian inilah yang paling sering terlewat setelah pemasangan selesai.

Semoga artikel ini membantu.