Pada artikel ini akan dijelaskan cara membuat file .htaccess di hosting Anda, beserta kumpulan perintah untuk melakukan redirect situs atau halaman tertentu. Efek redirect ini tidak akan berpengaruh pada email yang terkait dengan domain anda.

Penjelasan lengkap mengenai apa itu file .htaccess, cara kerjanya, serta sebab-sebab aturannya tidak berjalan dapat anda baca terlebih dahulu di artikel htaccess adalah.

Persiapan Sebelum Membuat File .htaccess

File .htaccess merupakan file konfigurasi yang sangat berpengaruh terhadap suatu website. Kesalahan kecil, misalnya lupa menambahkan spasi, dapat menyebabkan halaman website tidak terbuka sama sekali. Karena itu ada dua hal yang perlu anda siapkan lebih dulu.

  1. Tampilkan file tersembunyi. File .htaccess diawali tanda titik sehingga tergolong dotfile dan disembunyikan secara default. Pastikan software FTP atau File Manager anda dikonfigurasi untuk menampilkan file tersembunyi. Opsi ini biasanya berada pada menu Preferences/Options.
  2. Salin cadangan file lama. Jika di web root sudah terdapat file .htaccess, ganti namanya menjadi htaccess-backup sebelum anda mengubah isinya. Dengan begitu, memulihkan situs yang bermasalah cukup dilakukan dengan mengganti nama kembali.

Membuat File .htaccess dari Komputer Lokal

Jika anda membuat file htaccess pada komputer lokal, beri nama dengan htaccess.txt terlebih dahulu. Alasannya, sebagian besar sistem operasi dan program FTP secara default tidak dapat mengenali file yang namanya diawali titik. Setelah file htaccess.txt berhasil diupload ke webserver, rename file tersebut menjadi .htaccess.

File ini diletakkan pada web root directory website anda, yaitu folder public_html pada cPanel. Anda juga dapat meletakkan file tambahan di subfolder tertentu apabila aturannya hanya perlu berlaku untuk folder tersebut.

Perintah pada File .htaccess

Gunakan perintah-perintah di bawah ini untuk meredirect situs atau halaman tertentu pada website anda.

  1. Mengalihkan/redirect url situs utama ke url situs yang lain, contoh: contohdomain.com diarahkan ke indowebsite.id.
    Code
    # Perintah ini berfungsi untuk mengalihkan keseluruhan website ke domain yang lain
    Redirect 301 / http://indowebsite.id/
  2. Mengalihkan/redirect file tertentu (index.html) ke folder/sub folder tertentu (folder view).
    Code
    # Perintah ini berfungsi untuk mengalihkan halaman utama index.html ke folder atau subfolder tertentu
    Redirect /index.html http://contohdomain.com/view/
  3. Mengalihkan/redirect file lama ke file baru (direktori/folder yang berbeda).
    Code
    # Perintah ini berfungsi untuk mengalihkan folder lama ke folder yang baru
    Redirect /direktorilama/filelama.html http://domainanda.com/direktoribaru/filebaru.html
  4. Mengalihkan/redirect index situs ke index halaman tertentu (directory index diarahkan ke file tampil.php).
    Code
    # Perintah ini berfungsi untuk menentukan index halaman tertentu
    DirectoryIndex tampil.php
  5. Redirect user untuk mengakses situs tanpa menggunakan prefix www.
    Code
    # Redirect semua visitor untuk akses situs tanpa menggunakan prefix www.
    # (http://www.contohdomain.com akan dialihkan ke http://contohdomain.com)
    # penerapannya adalah melalui cara berikut ini:
    
    RewriteEngine On
    RewriteCond %{HTTP_HOST} ^www\.domainanda\.com$ [NC]
    RewriteRule ^(.*)$ http://domainanda.com/$1 [L,R=301]
  6. Redirect user untuk mengakses situs menggunakan prefix www.
    Code
    # Redirect semua visitor untuk akses situs dengan menggunakan prefix www.
    # (http://contohdomain.com akan dialihkan ke http://www.contohdomain.com)
    # penerapannya adalah melalui cara berikut ini:
    
    RewriteEngine On
    RewriteCond %{HTTP_HOST} !^www\.contohdomain\.com$ [NC]
    RewriteRule ^(.*)$ http://www.contohdomain.com/$1 [L,R=301]
  7. Redirect user situs ke versi aman domain anda (akses ke SSL).
    Code
    # Cara paling mudah untuk redirect visitor selalu akses secure connection (https://) dapat dilakukan dengan cara di bawah ini:
    RewriteEngine On
    RewriteCond %{SERVER_PORT} 80
    RewriteRule ^(.*)$ https://www.contohdomain.com/$1 [R,L]
  8. Redirect user akses prefix www. ke http:// dan https://.
    Code
    RewriteEngine On
    
    RewriteCond %{SERVER_PORT} 80
    RewriteCond %{HTTP_HOST} !^www\.contohdomain\.com$ [NC]
    RewriteRule ^(.*)$ http://www.contohdomain.com/$1 [L,R=301]
    
    RewriteCond %{SERVER_PORT} 443
    RewriteCond %{HTTP_HOST} !^www\.contohdomain\.com$ [NC]
    RewriteRule ^(.*)$ https://www.contohdomain.com/$1 [L,R=301]
  9. Redirect visitor ke https:// untuk folder (direktori) tertentu.
    Code
    # Jika anda menginginkan https diterapkan pada folder tertentu gunakan perintah berikut ini:
    RewriteEngine On
    RewriteCond %{SERVER_PORT} 80
    RewriteCond %{REQUEST_URI} foldersaya
    RewriteRule ^(.*)$ https://www.contohdomain.com/foldersaya/$1 [R,L]

Setelah selesai & semua command (perintah) sudah ditulis dengan benar, upload ke webserver anda. Jangan lupa rename file htaccess.txt menjadi .htaccess jika sudah berhasil di upload pada hosting.

Note: Script diatas yang diawali dengan tanda # merupakan script komentar (tidak akan dijalankan pada file .htaccess).

Artikel Terkait

Jika ada pertanyaan tentang artikel Cara Membuat File .htaccess dan Contoh Redirect, silahkan hubungi staf Indowebsite.