Sejak pertengahan 2025, kumpulan contoh prompt Veo 3 beredar hampir di setiap sudut internet berbahasa Indonesia. Bentuknya beragam: berkas PDF berisi puluhan prompt, tangkapan layar yang diteruskan di grup pesan, dan unggahan media sosial yang dibagikan ribuan kali. Kumpulan itu lahir dari satu peristiwa, yaitu ketika Google memperkenalkan model video yang untuk pertama kalinya menghasilkan gambar dan suara sekaligus dalam satu kali proses. Kemampuan itu membuat Veo menjadi wujud AI generatif yang hasilnya paling cepat terasa, karena keluarannya langsung bisa ditonton dan didengar.

Ada satu hal yang jarang ikut diperbarui bersama kumpulan tersebut. Model bernama Veo 3 sudah dihentikan Google, dan promptnya kini dijalankan oleh mesin yang berbeda. Sebagian besar contoh prompt Veo 3 yang beredar tetap bekerja, tetapi beberapa kebiasaan penulisannya justru merugikan Anda sekarang.

Artikel ini memuat 12 contoh prompt yang disusun untuk mesin yang benar-benar berjalan hari ini. Semuanya dikelompokkan menurut jenis konten yang paling sering dibuat: iklan produk, adegan berdialog, konten ringan dan ASMR, serta klip yang berangkat dari sebuah foto. Anda tidak perlu pengalaman sebelumnya untuk memakainya, meskipun pengertian dasarnya kami uraikan terpisah di apa itu prompt AI.

Veo 3 Sudah Pensiun, Contoh Promptnya Belum

Google mencantumkan tanggalnya secara terbuka. Model veo-3.0-generate-001 beserta versi cepatnya veo-3.0-fast-generate-001 memiliki retirement date (tanggal penghentian layanan) 30 Juni 2026. Penggantinya adalah veo-3.1-generate-001, yang tanggal penghentiannya sendiri tertulis 17 November 2026 atau lebih.

Artinya, ketika Anda menyalin sebuah prompt yang ditulis untuk Veo 3 lalu menjalankannya hari ini, yang mengerjakannya adalah Veo 3.1. Kabar baiknya, dasar penulisannya tidak berubah. Yang berubah adalah daftar kemampuan yang boleh Anda andalkan.

KemampuanVeo 3Veo 3.1
Panjang klip4, 6, 8 detik4, 6, 8 detik
Rasio16:9, 9:1616:9, 9:16
Resolusi720p, 1080p720p, 1080p, 4K
SuaraAdaAda
Gambar acuanTidak adaAda
Frame awal & akhirTidak adaAda
Perpanjang klipTidak adaAda

Prompt Anda hari ini bisa dijalankan di empat tempat. Aplikasi Gemini menerima permintaan video langsung di dalam percakapan. Google Flow menyediakan tiga varian Veo 3.1 dengan nama Lite, Fast, dan Quality. Dua sisanya, Gemini API dan Vertex AI, ditujukan untuk yang menyambungkannya ke aplikasi sendiri.

Nama modelnya berganti, tetapi kata kunci yang dicari orang tidak. Pencarian seperti "ai veo 3" atau "contoh prompt google veo 3" tetap mengarah ke pekerjaan yang sama: menyusun kalimat yang membuat sebuah klip pendek terlihat seperti rekaman sungguhan.

Yang Berubah di Contoh Prompt Veo 3 Setelah Veo 3.1

Tiga fitur di kolom kanan tabel di atas mengubah cara prompt sebaiknya ditulis. Kumpulan prompt lama tidak bisa memakainya karena memang belum ada.

  1. Mengulang deskripsi tokoh kata per kata sudah bukan satu-satunya cara. Karena Veo 3 tidak mengenal gambar acuan, satu-satunya cara menjaga tokoh tetap sama di klip kedua adalah menyalin ulang deskripsinya persis. Veo 3.1 menerima sampai tiga gambar acuan untuk orang, benda, atau produk yang sama. Deskripsi tetap ditulis, tetapi bebannya berpindah ke gambar.
  2. Cerita tidak perlu lagi dipadatkan ke dalam satu klip. Veo 3 tidak bisa diperpanjang, sehingga penulis prompt memaksakan tiga kejadian ke dalam delapan detik dan hasilnya terasa terburu-buru. Veo 3.1 dapat menyambung klipnya sendiri +7 detik setiap kali, sampai 20 kali. Satu prompt kini cukup memuat satu kejadian.
  3. Permintaan resolusi tinggi akhirnya berarti sesuatu. Baris "4K" di prompt lama tidak berpengaruh karena Veo 3 hanya mengeluarkan 720p dan 1080p. Veo 3.1 mengeluarkan 4K, dengan satu syarat: hanya pada klip 8 detik. Klip 4 dan 6 detik tetap terbatas di 720p dan 1080p.

Semua contoh di bawah ditulis dalam bahasa Indonesia dengan istilah kamera dan pencahayaan dibiarkan berbahasa Inggris. Alasannya kami bahas di section tersendiri. Untuk kosakata kameranya sendiri, aturan gerakan, komposisi, dan penanda waktu sudah kami uraikan terpisah di prompt video AI.

Tiga fitur yang tidak ada di Veo 3 dan ada di Veo 3.1: gambar acuan, frame awal dan akhir, serta perpanjangan klip.Tiga fitur yang tidak ada di Veo 3 dan ada di Veo 3.1: gambar acuan, frame awal dan akhir, serta perpanjangan klip.

Contoh Prompt Veo 3 untuk Iklan Produk dan Jualan

Klip promosi adalah pekerjaan yang paling sering dibawa ke Veo, dan juga yang paling mudah gagal. Penyebabnya hampir selalu sama: satu prompt diminta menceritakan produk, keunggulan, dan harga sekaligus di dalam delapan detik.

Contoh prompt video Veo 3 yang pertama sengaja hanya memuat satu gerakan, satu benda, dan satu sumber cahaya.

TEXT
Close-up sebuah tas rajut warna krem
tergantung pada kait kayu. Kamera slow pan
ke kanan menyusuri tekstur rajutannya, lalu
berhenti pada label kain di sisi bawah.
Cahaya jendela lembut dari kiri, latar
dinding putih polos. Warm tone, shallow
depth of field, rasio 9:16.

Yang layak Anda perhatikan bukan pilihan katanya, melainkan apa yang tidak ada di sana. Tidak ada nama merek, tidak ada harga, dan tidak ada tulisan yang diminta muncul di layar. Ketiganya jauh lebih rapi ditambahkan saat penyuntingan, karena model video masih sering salah mengeja teks.

Contoh kedua memakai penanda waktu, bentuk yang direkomendasikan panduan resmi Veo 3.1 untuk adegan bertingkat.

TEXT
[00:00-00:02] Dua tangan memegang paket
kiriman cokelat di atas meja kayu.
[00:02-00:05] Paket dibuka, kemeja batik
terlipat rapi terlihat di dalamnya.
[00:05-00:08] Kemeja diangkat dan
dibentangkan menghadap kamera.
SFX: suara kertas dan plastik pembungkus.
Kamera diam setinggi meja, cahaya siang
dari jendela. Rasio 9:16.

Empat baris pertama membagi delapan detik menjadi tiga kejadian yang jelas urutannya. Tanpa pembagian itu, model bebas memilih sendiri kapan paket dibuka, dan sering menghabiskan separuh durasi hanya pada tangan yang memegang.

Contoh ketiga menempatkan manusia sebagai subjek, yang biasanya dipakai untuk mempromosikan jasa.

TEXT
Medium shot seorang penjahit perempuan
berkacamata sedang mengukur potongan kain
di atas meja kerja. Ia menandai kain dengan
kapur jahit lalu mengangguk pelan. Ruang
jahit dengan mesin dan gulungan kain di
latar belakang, sedikit blur. Cahaya sore
hangat dari jendela kanan. Ambient noise:
suara mesin jahit dari kejauhan. Rasio 16:9.

Ketiga klip di atas berdiri sendiri dan belum menjadi iklan yang utuh. Klip promosi baru bekerja ketika ada halaman yang menjadi tujuan penontonnya, dan bagi pemilik usaha yang belum punya, website builder menjadi jalan tercepat menyiapkannya tanpa perlu menulis kode.

Contoh Prompt Percakapan Veo 3 dan Adegan Berdialog

Kemampuan yang membuat Veo dibicarakan sejak awal adalah suaranya. Model ini menghasilkan dialog yang tersinkron dengan gerak bibir, dan isyaratnya ditulis di dalam prompt yang sama dengan gambarnya.

Dokumentasi Google memuat dua bentuk penulisan dialog yang sama-sama sah. Bentuk pertama memakai tanda kutip, seperti contoh resminya "This must be the key," he murmured. Bentuk kedua memakai titik dua, seperti the man in the red hat says: Where is the rabbit?. Panduan Veo 3.1 juga memperkenalkan dua label yang memisahkan jenis suara: SFX: untuk efek suara dan Ambient noise: untuk suara latar ruangan.

Tiga isyarat suara di prompt Veo 3: dialog dalam tanda kutip atau titik dua, SFX untuk efek, Ambient noise untuk latar.Tiga isyarat suara di prompt Veo 3: dialog dalam tanda kutip atau titik dua, SFX untuk efek, Ambient noise untuk latar.

Contoh prompt percakapan Veo 3 berikut memakai bentuk tanda kutip untuk dua tokoh.

TEXT
Medium two-shot di dapur restoran kecil.
Seorang koki berapron putih menyerahkan
piring kepada pelayan muda berkemeja hitam.
Koki berkata, "Yang ini tanpa cabai, meja
nomor empat." Pelayan menjawab, "Siap, saya
antar sekarang." Kamera diam setinggi dada.
SFX: dentingan piring dan desis penggorengan.
Cahaya lampu dapur putih terang. Rasio 16:9.

Perhatikan bahwa kedua kalimat dialognya pendek. Delapan detik hanya memuat sekitar dua puluh kata yang diucapkan dengan tempo wajar, dan naskah yang lebih panjang membuat model mempercepat bicara sampai terdengar tidak alami.

Contoh berikutnya adalah bentuk yang paling sering dipakai untuk testimoni, yaitu satu orang berbicara langsung ke kamera.

TEXT
Close-up seorang perempuan berusia tiga
puluhan duduk di sofa ruang tamu, berbicara
langsung ke kamera sambil sesekali tersenyum.
Ia berkata, "Saya pakai ini setiap pagi, dan
hasilnya kelihatan setelah dua minggu."
Kamera diam sedikit di bawah garis mata.
Ambient noise: ruangan sunyi tanpa musik.
Cahaya jendela dari depan. Rasio 9:16.

Baris Ambient noise di situ bekerja sebagai penolakan. Bila Anda tidak menyebutkan apa pun tentang suara latar, model kerap menambahkan musik yang tidak diminta, dan musik itu tidak bisa dilepas dari klip yang sudah jadi.

Bentuk ketiga memindahkan suara ke luar layar, sehingga tidak ada mulut yang perlu disinkronkan.

TEXT
Kamera tracking shot bergerak pelan
menyusuri rak toko kelontong yang tertata
rapi, dari deretan mi instan sampai rak
minuman kaleng. Tidak ada orang di dalam
bingkai. Voiceover suara laki-laki tenang
berkata, "Semua kebutuhan harian, satu
tempat saja." Ambient noise: dengung lemari
pendingin. Cahaya lampu toko. Rasio 16:9.

Cara ketiga ini paling aman untuk pemula. Kesalahan gerak bibir adalah cacat yang paling cepat disadari penonton, dan memindahkan suara ke narator menghapus risikonya sekaligus.

Contoh Prompt Veo 3 Lucu, Hewan, dan ASMR

Konten ringan adalah alasan sebagian besar orang mencoba video AI untuk pertama kalinya, sekaligus tempat prompt paling sering gagal. Penyebabnya satu: kata sifat seperti "lucu", "kocak", atau "menggemaskan" tidak punya ukuran yang bisa dipahami model.

Model tidak mengenal skala untuk lucu, tetapi mengenal urutan kejadian dengan sangat baik. Karena itu contoh prompt Veo 3 lucu yang berhasil tidak pernah menyebut kata lucunya. Yang ditulis adalah satu kejadian tak terduga, digambarkan setenang mungkin.

TEXT
Seekor anak anjing corgi berjalan di lantai
teras sambil menggigit sandal jepit dewasa
yang jauh lebih besar dari kepalanya. Sandal
itu terus menyeret dan membuatnya berhenti
setiap tiga langkah. Kamera diam sejajar
lantai. Cahaya pagi terang. SFX: suara kuku
anjing menyentuh ubin. Rasio 9:16.

Kelucuannya datang dari perbandingan ukuran dan dari langkah yang terhenti, bukan dari kata sifat. Bila hasil pertama terasa datar, yang perlu diganti adalah kejadiannya, bukan kata sifatnya.

ASMR menjadi genre lain yang tumbuh bersama model video bersuara. Prompt untuk genre ini menaruh beban terbesarnya di isyarat suara, dan gambarnya sengaja dibuat sesederhana mungkin.

TEXT
Extreme close-up sebuah pisau tajam memotong
semangka merah menjadi dua di atas talenan
kayu. Potongan terbelah perlahan dan air
buahnya menetes. Kamera diam sangat dekat.
SFX: suara belahan buah yang renyah dan
tetesan air, direkam sangat dekat. Tidak ada
musik latar dan tidak ada suara manusia.
Cahaya lembut dari atas. Rasio 9:16.

Kalimat "tidak ada musik latar dan tidak ada suara manusia" sengaja ditulis lengkap sebagai kondisi yang diinginkan. Panduan resmi Google menganjurkan bentuk semacam ini, dan menyarankan Anda menghindari perintah singkat bergaya "no music" yang justru sering diabaikan model.

Contoh ketiga menggabungkan keduanya: satu kejadian ringan yang ditopang suara.

TEXT
Seorang petugas kebersihan berseragam biru
mengepel lantai lorong kantor yang kosong,
lalu berhenti sejenak dan menggerakkan bahu
mengikuti irama sebentar sebelum kembali
mengepel. Kamera diam dari ujung lorong.
Lampu neon putih. Ambient noise: dengung
pendingin ruangan. Rasio 16:9.

Contoh Prompt Veo 3 dari Foto dan Sambungan Adegan

Tiga contoh terakhir memakai mode yang tidak dimiliki Veo 3 sama sekali. Ketiganya membutuhkan gambar yang Anda siapkan lebih dulu, dan prompt hanya menentukan apa yang terjadi pada gambar itu.

Mode pertama adalah image to video (gambar ke video), yang menjadikan gambar Anda sebagai frame pembuka.

TEXT
Animasikan foto ini. Uap tipis mulai naik
dari permukaan minuman, dan kamera melakukan
dolly in sangat perlahan ke arah gelas.
Tidak ada perubahan lain pada benda maupun
latar. Single continuous shot, tanpa
pergantian adegan. Rasio 9:16.

Kalimat "tidak ada perubahan lain" adalah bagian terpenting di prompt ini. Tanpa pembatas tersebut, model kerap mengubah warna, memindahkan benda, atau mengganti latar belakang yang sebenarnya sudah benar di foto asli.

Mode kedua memakai dua gambar sekaligus sebagai titik awal dan titik akhir. Pada Gemini API, gambar kedua diisi lewat parameter lastFrame yang wajib disertakan bersama parameter image.

TEXT
Gerakkan kamera dari gambar pertama menuju
gambar kedua dalam satu gerakan mulus. Kamera
melakukan dolly in dari tampak depan pintu
toko sampai berada di dalam ruangan menghadap
etalase. Tidak ada potongan adegan di tengah.
Ambient noise: suara pintu terbuka dan
langkah kaki. Rasio 16:9.

Mode ketiga memakai gambar acuan untuk menjaga orang, benda, atau produk yang sama tetap konsisten di beberapa klip.

TEXT
Pakai gambar acuan yang disertakan sebagai
tokoh utama. Ia berdiri di depan meja kasir
sambil menata tumpukan kotak kecil, lalu
menoleh ke kamera dan tersenyum singkat.
Wajah, pakaian, dan warna rambut harus sama
persis dengan gambar acuan. Kamera diam
setinggi dada. Cahaya toko terang.
Rasio 16:9.

Tiga batas resmi perlu Anda ketahui sebelum memakai mode ini. Gambar acuan dibatasi maksimal tiga gambar, hanya menghasilkan klip 8 detik, dan tidak tersedia pada varian Lite. Untuk menyiapkan gambar acuannya sendiri, cara menyusun promptnya kami bahas di prompt Gemini AI dan contoh prompt AI gambar.

Prompt Veo 3 Bahasa Indonesia dan Satu Baris di Dokumentasinya

Halaman spesifikasi resmi setiap model Veo memuat satu baris pendek bernama Prompt languages, dan isinya hanya satu kata: English. Baris itu sama pada Veo 3, Veo 3.1, Veo 3.1 Fast, maupun Veo 3.1 Lite.

Baris tersebut kerap disalahpahami sebagai larangan menulis dalam bahasa lain. Sebenarnya ia menyatakan hal yang lebih sempit, yaitu bahasa yang pengujiannya dijamin Google. Karena itu pertanyaan soal contoh prompt Veo 3 bahasa Indonesia tidak punya satu jawaban, melainkan tiga lapis yang perlu Anda pisahkan.

  1. Aplikasi Gemini dan Google Flow menerima bahasa Indonesia. Keduanya memiliki lapisan yang menyusun ulang permintaan Anda sebelum diteruskan ke model, sehingga menulis prompt berbahasa Indonesia di sana bukan masalah.
  2. Gemini API dan Vertex AI mendokumentasikan bahasa Inggris. Di sini prompt Anda diteruskan apa adanya, tanpa lapisan penyusun ulang. Prompt berbahasa Indonesia mungkin tetap bekerja, tetapi hasilnya tidak dijamin konsisten.
  3. Dialog di dalam klip mengikuti bahasa yang Anda tulis. Kalimat di dalam tanda kutip diucapkan sesuai bahasanya, jadi dialog berbahasa Indonesia tetap keluar berbahasa Indonesia meskipun sisa promptnya berbahasa Inggris.

Anjuran praktisnya sederhana. Tulis adegan dan dialog dalam bahasa Indonesia, tetapi biarkan istilah kamera dan pencahayaan tetap berbahasa Inggris. Kata seperti close-up, dolly in, tracking shot, dan shallow depth of field adalah istilah yang paling banyak terwakili di data latih model, dan padanan Indonesianya justru lebih sering meleset.

Berapa Kali Contoh Prompt Ini Bisa Anda Coba Gratis

Jumlah percobaan menentukan cara Anda menulis, jadi angkanya layak dihitung sebelum mulai. Google Flow memakai satuan kredit, dan halaman bantuannya mencantumkan keduanya secara terbuka.

Akun tanpa langganan menerima 50 kredit Flow per hari, yang hanya dapat dipakai untuk Veo 3.1 Lite, Fast, dan Quality. Penyegarannya dipicu oleh generasi pertama Anda, dan sisa kredit tidak digulung ke hari berikutnya.

ModelKredit per klipMuat dalam 50 kredit
Veo 3.1 Lite105 klip
Veo 3.1 Fast202 klip, sisa 10
Veo 3.1 Quality100Tidak terjangkau

Hitungannya berarti Anda punya salah satu dari dua pilihan setiap hari: lima klip Lite, atau dua klip Fast ditambah satu klip Lite dari sisa kreditnya. Varian Quality berbiaya 100 kredit per klip, sehingga tidak dapat dicapai dari jatah harian tanpa langganan. Pelanggan berbayar menerima 200 kredit per bulan pada paket Plus, 1.000 pada Pro, dan 10.000 sampai 25.000 pada Ultra.

Jatah 50 kredit Flow per hari: lima klip Veo 3.1 Lite, dua klip Fast plus satu Lite, atau nol klip Quality.Jatah 50 kredit Flow per hari: lima klip Veo 3.1 Lite, dua klip Fast plus satu Lite, atau nol klip Quality.

Aplikasi Gemini memakai perhitungan yang berbeda. Batasnya berbasis komputasi, bukan jumlah video, dan disegarkan setiap lima jam sampai batas mingguan Anda tercapai. Pembuatan video terdaftar sebagai fitur yang menghabiskan jatah lebih cepat daripada percakapan teks biasa.

Ada satu cara resmi menghemat jatah itu. Susun dan perbaiki dulu naskah promptnya lewat percakapan teks biasa dengan Gemini, baru jalankan. Percakapan teks tidak memakan kredit pembuatan video, sehingga tahap coba-coba yang paling boros dapat dikerjakan lebih dulu tanpa biaya.

Konsekuensinya terhadap cara menulis cukup tegas. Dengan dua sampai lima percobaan per hari, kebiasaan menulis prompt pendek lalu memperbaikinya berkali-kali menjadi mahal. Kebiasaan yang lebih hemat adalah menulis prompt yang sudah lengkap sejak percobaan pertama, dan cara mengujinya kami bahas di prompt AI yang bagus.

Kelemahan dan Pertimbangan

Lima hal berikut berlaku pada semua contoh di atas, dan sebaiknya Anda ketahui sebelum menggantungkan pekerjaan pada model video.

  1. Video hanya disimpan dua hari. Dokumentasi Gemini API menyatakan video yang dihasilkan tersimpan di server selama dua hari sebelum dihapus. Klip yang Anda sukai harus segera diunduh.
  2. Semua keluaran membawa penanda. Setiap video ditandai SynthID, sebuah tanda air yang tidak terlihat mata tetapi dapat dideteksi secara program, dan Veo 3.1 juga menyertakan Content Credentials (catatan asal-usul berkas berstandar C2PA).
  3. Sebagian istilah kamera tidak dijamin. Panduan resminya menyebutkan bahwa beberapa sudut kamera dan efek lensa lanjutan tidak didukung secara resmi, sehingga hasilnya berbeda-beda tergantung keseluruhan prompt Anda.
  4. Hasilnya tidak dapat diulang persis. Prompt yang sama dijalankan dua kali menghasilkan video yang berbeda. Menyusun beberapa klip untuk satu cerita karena itu lebih aman memakai fitur perpanjangan daripada menjalankan ulang prompt yang sama.
  5. Kumpulan prompt punya masa berlaku. Veo 3 pensiun 30 Juni 2026, dan tanggal penghentian Veo 3.1 sudah tercantum sebagai 17 November 2026 atau lebih. Menyimpan prompt sebagai kalimat yang bisa disunting jauh lebih tahan lama daripada menyimpannya sebagai berkas kumpulan yang tidak pernah ditinjau ulang.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah contoh prompt Veo 3 lama masih bisa dipakai?

Bisa, dan sebagian besar tetap bekerja tanpa perubahan. Yang perlu ditinjau hanya tiga hal. Permintaan resolusi 4K kini berlaku, tetapi hanya pada klip 8 detik. Pengulangan deskripsi tokoh dapat digantikan gambar acuan. Cerita yang dulu dipadatkan ke satu klip sebaiknya dipecah lalu disambung dengan fitur perpanjangan.

Di mana saya menjalankan prompt Veo 3 sekarang?

Ada empat tempat. Aplikasi Gemini untuk pemakaian sehari-hari, Google Flow untuk memilih varian model dan menyambung adegan, serta Gemini API dan Vertex AI untuk yang menyambungkannya ke aplikasi sendiri. Model bernama Veo 3 sendiri tidak lagi dapat dipanggil sejak 30 Juni 2026.

Apa bedanya Veo 3 dan Veo 3.1 bagi penulis prompt?

Panjang klip, rasio, dan cara menulis kalimatnya sama. Veo 3.1 menambahkan tiga hal yang dapat Anda minta lewat prompt. Pertama, gambar acuan untuk menjaga tokoh tetap sama. Kedua, frame awal dan akhir untuk transisi terarah. Ketiga, perpanjangan klip sebesar tujuh detik yang dapat diulang sampai dua puluh kali.

Berapa video yang bisa saya buat gratis dalam sehari?

Di Google Flow, akun tanpa langganan menerima 50 kredit per hari. Satu klip Veo 3.1 Lite berbiaya 10 kredit dan Fast 20 kredit, sehingga jatah itu setara lima klip Lite atau dua klip Fast ditambah satu klip Lite. Varian Quality berbiaya 100 kredit dan tidak terjangkau dari jatah harian.

Kenapa muncul teks yang tidak saya minta di video Veo?

Biasanya karena instruksi Anda terbaca sebagai benda yang harus digambar. Menulis nama merek atau kalimat promosi di dalam prompt membuat model mencoba menampilkannya sebagai tulisan di layar, sering dengan ejaan yang salah. Tulisan lebih aman ditambahkan saat penyuntingan, dan kalau tetap ingin dicegah dari promptnya, sebutkan kondisi yang diinginkan seperti "layar bersih tanpa tulisan apa pun".

Apakah video hasil Veo 3 boleh dipakai untuk konten yang dimonetisasi?

Boleh, dengan dua catatan. Setiap berkas membawa SynthID dan Content Credentials, sehingga asal-usulnya dapat dideteksi oleh platform yang memeriksanya. Selain itu ketentuan pemakaian berbeda antara aplikasi Gemini, Flow, dan jalur berbayar Vertex AI, jadi ketentuan paket yang Anda pakai perlu dibaca lebih dulu.

Kesimpulan

Nama modelnya berganti, tetapi cara menulis promptnya hampir tidak berubah. Yang berubah adalah daftar hal yang boleh Anda andalkan: gambar acuan untuk menjaga tokoh tetap sama, frame awal dan akhir untuk transisi, dan perpanjangan klip untuk cerita yang lebih panjang. Ditambah 4K yang akhirnya benar-benar keluar, meski hanya pada klip delapan detik.

Untuk latihan dan percobaan sehari-hari, Veo 3.1 Lite berbiaya 10 kredit adalah pilihan paling masuk akal karena memberi lima percobaan per hari. Naikkan ke Fast di 20 kredit hanya ketika naskahnya sudah mapan, dan sisakan Quality di 100 kredit untuk klip yang benar-benar akan ditayangkan. Dua belas contoh di atas dibuat untuk disunting, bukan disalin apa adanya — ganti subjek, tempat, dan satu kalimat dialognya, lalu sisanya biarkan bekerja. Untuk pekerjaan di luar video, contohnya kami kumpulkan di contoh prompt AI.

Semoga artikel ini membantu.