Knowledge Base

Cara Konfigurasi Database pada Script Content Management System (CMS)

Fikri   5 Maret 2012

Sebelumnya kita pernah belajar membuat database secara manual di cPanel pada menu MySQL Database Wizard. Namun ada kalanya sebuah database dibuat secara otomatis oleh Content Management System (CMS) ketika menginstall CMS tersebut. Nama database, user dan passwordnya berbeda-beda antara satu CMS dengan CMS lainnya. Database yang dibuat otomatis tersebut akan dikonfigurasikan oleh script yang terdapat didalam file bawaan dari CMS yang diinstal. Setiap CMS memiliki nama file konfigurasi yang berbeda-beda, begitupun dengan script konfigurasi yang ada di dalamnya. Biasanya file konfigurasi database bernama config.php, configuration.php, connection.php, wp-config.php, koneksi.php, dbconnect.php, dan sebagainya.

Terkadang ada beberapa faktor yang membuat file konfigurasi tersebut berubah, terhapus, ataupun hilang. Sehingga file konfigurasi tersebut harus dibuatkan kembali secara manual. Ada beberapa hal yang harus diperhatikan pada script konfigurasi database yang anda buat manual. Berikut hal yang harus diperhatikan pada settingan script konfigurasi database pada beberapa CMS.

Settingan file konfigurasi database biasanya mencakup parameter berikut:

    $type = mysql;
    $host     = localhost;
    $database = nama_database;
    $username = database_user;
    $password = password_database;
    $prefix   = pref_;

Bagian pathnya :

    $file_path = /home/username/public_html/filenya;

Dimana hostname database harus di isi dengan localhost, dikarenakan lokasi database dan file websitenya masih dalam satu host server yang sama. Pastikan juga nama database, username database, dan passwordnya sudah sesuai, serta sudah di beri izin akses user ke databasenya dengan settingan privileges ke ALL PRIVILEGES.

Berikut settingan konfigurasi pada beberapa CMS yang sering di gunakan:

  1. Joomla, nama file configuration.php

    var $log_path = ' /home/username/public_html/logs';
    var $tmp_path = ' /home/username/public_html/tmp';
    var $host     = 'localhost';
    var $user     = 'database_user';
    var $db       = ‘nama_database’;
    var $password = ‘password_database';
    
  2. Wordpress, nama file wp-config.php yang berlokasi di /home/public_html/wp-config.php

    define('DB_NAME', 'nama_database');
    define('DB_USER', 'database_user');
    define('DB_PASSWORD', 'password');
    define('DB_HOST', 'localhost');
    $table_prefix  = 'wp_';
    
  3. Lokomedia, nama file koneksi.php yang berlokasi di /home/public_html/config/koneksi.php

    $server = "localhost";
    $username = "database_user";
    $password = "password_database";
    $database = "nama_database";
    
  4. Balitbang, nama file config.php yang berlokasi di /home/public_html/lib/config.php

    $dbhost = "localhost";
    $dbuser  = "database_user";
    $dbname   = "nama_database";
    $dbprefix = "t_";
    

Sebenarnya masih banyak CMS lain yang tidak dapat dijelaskan satu per satu pada artikel ini. Namun pada intinya adalah memperhatikan seperti yang pertama di sebutkan di atas, terutama pada bagian settingan database.

Silahkan hubungi kami jika ada pertanyaan tentang artikel Cara Konfigurasi Database pada CMS.