Knowledge Base

Merubah Select Version PHP Pada Cpanel

Rizky   30 Oktober 2014

Saya akan menjalaskan fungsi php selector adalah untuk merubah versi php sesuai yang kita inginkan pada cpanel dan pengaturan fungsi php pada server.

Penggunakan php select version ini sangat berguna bagi script yang menggunakan versi php yang terbaru maupun masih menggunakan versi yang lama pada php selector bisa di rubah versi php sesuai dengan versi php yang di butuhkan, yang bisa di pilih adalah 4.4, 5.1, 5.2, 5.3, 5.4, 5.5, 5.6 dan 7.+ yang terbaru untuk defaultnya adalah native.

  1. Login ke cpanel atau bisa ikuti Cara login cpanel

  2. Silahkan pilih menu Select Version php.

Merubah Select Version PHP Pada Cpanel-0

  1. Klik pada menu select php version dan akan tampil dan pilih versi php yang di butuhkan.

Merubah Select Version PHP Pada Cpanel-1

  1. Disini menu untuk memeilih versi php yang di butuhkan,kemudian klik ‘swicth to php setting’.

Merubah Select Version PHP Pada Cpanel-2

  1. Silahkan bisa menmbahkan fungsi php yang di butuhkan atau untuk default biarkan saja jika anda membutuhkan fungsi tambahan silahkan bisa centang dan klik save.

  2. Tampilan php ini pada selector php dengan cara klik switch to php setting pada gambar sebelumnya..

Merubah Select Version PHP Pada Cpanel-3

Tampilan di atas bisa di rubah sesuai dengan perintah yang kita butuhkan pada php.ini.

Keterangan :

  • allow_url_fopen :adalah fungsi yang memungkinkan php memperlakukan url sebagai file, atau php bisa langsung mengakses dan mengeksekusi file.
  • display_errors : untuk menampilakan error log yang ada pada hostingnya.
  • error_reporting :digunakan untuk menampilkan jenis serta kesalahan suatu program.
  • file_uploads : berfungsi untuk mengaktifkan fungsi upload file untuk defaultnya adalah ON.
  • include_path : mengincludekan directory file yang di panggil.
  • log_errors : untuk mengaktifkan errors log pada cpanelnya.
  • magic_quotes_gpc : untuk mengaktifkan dan menonaktifkan magic_quotes_gpc.
  • max_execution_time : batas maksimal pemrosesesan di server
  • max_input_time : batas maksimal input time server.
  • memory_limit : pengaturan memory atau ram pada cpanel atau server.
  • open_basedir : fungsi ini di aktifkan untuk mengetahui user mana saja yang membaca dan membuka sebuah file.
  • post_max_size : pengaturan maksimal post size
  • register_globals : pengaturan untuk on off register globals, Fungsi ini biasanya digunakan untuk web yang menerapkan sistem login menggunakan session, meskipun tidak semua.
  • safe_mode : fungsi ini memeriksa user mana saja yang membaca dan membuka file, pengaturan untuk mengaktifkan fungsi tersebut.
  • session.save_path : pengaturan lokasi session.save.
  • short_open_tag : adalah untuk mengatur penulisan tag dalam php harus lengkap atau tdk, semisal apabila short_open_tag dalam posisi off maka dalam penulisan tag php harus lengkap contoh <? harus ditulis lengkap <?php , namun jika kita pingin ga ribet dan kepanjangan settingan short_open_tag harus on.
  • upload_max_filesize : mengatur maksimal besar file yang akan di upload.

Catatan: Perubahan pada perintah select version php dapat menyebabkan error pada script yang di gunakan dikarenakan tidak support, pastikan melakukan perubahan sesuai dengan yang di butuhkan pada script dan untuk select php version harus di install dari server jika saat klik menu tersebut tidak bisa di rubah maka pada server memang belum terinstall.

Terima kasih semoga bermanfaat. 🙂